Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Satu Warga Tangsel Meninggal Karena Covid-19, Airin Langsung Bentuk Gugus Tugas

ADP itu akan disediakan di sejumlah puskesmas agar siaga terjun jika ada laporan warga terjangkit Covid-19.

Satu Warga Tangsel Meninggal Karena Covid-19, Airin Langsung Bentuk Gugus Tugas
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (3/3/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat usai seorang warganya diumumkan meninggal dunia karena terjangkit virus corona atau Covid-19. 

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengatakan, pihaknya akan mengalokasikan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan untuk membeli sejumlah alat pelindung diri (ADP).

ADP itu akan disediakan di sejumlah puskesmas agar siaga terjun jika ada laporan warga terjangkit Covid-19. 

Baca: 3 Aplikasi Rapat Online di HP, Zoom hingga Skype

Baca: Hadiri Tabligh Akbar di Malaysia, 3 WNI Positif Corona, KBRI Terus Memantau

"Kita juga sudah melakukan alokasi beberapa anggaran perubahan. Pertama dari sarana prasarana, ADP, terus juga berapa puskesmas yang kita tunjuk yang fokus pada saat nanti misalnya nanti masyarakat menelpon ke 119 maka beberapa puskesmas yang turun," ujar Airin di lobi Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (17/3/2020).

Airin menambahkan, "Karena kan pada saat misalnya, adik merasa, Bu saya terkena virus Covid-19, maka ada tahapan prosedur yang tidak mungkin tidak kita lakukan. Misalnya akan datang dengan alat ADP lengkap."

Airin juga akan menyiapkan ruang isolasi transit untuk pasien Covid-19 yang akan dirujuk.

"Kita juga sudah berkonsultasi, kita akan membuat rumah sakit, dalam arti tempat untuk transit dulu sebelum ke rumah sakit rujukan yang lainnya. Alhamdulillah juga ternyata beberapa rumah sakit sudah menyiapkan isolasi negatif. Dan tentu juga untuk pembiayaan kita akan dukung dari dana APBD dengan merelokasi dana APBd perubahan," jelasnya.

Simpang Siur 49 TKA China Tiba di Sulawesi: Kapolda Sultra Minta Maaf, Gubernur Mengaku Khawatir

Ada Plang Razia, Polrestro Jakarta Timur Bantah Gelar Razia Lalu Lintas 

Langkah lain yang diambil Airin adalah dengan membentuk gugus tugas khusus terkait  Covid-19, yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Pada intinya kita terus melakukan pencegahan utamanya, kita juga sudah membentuk satuan gugus tugas yang kita minta approve dari BNPB sebagai satuan gugus tugas di pusat," ujarnya. 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas