Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rapid Test di Bekasi Dinilai Kurang Persiapan, Wali Kota: Itu Lagi Latihan

Rapid test di Bekasi disebut kurang persiapan, hal tersebut karena membuat sekumpulan massa di stadion.

Rapid Test di Bekasi Dinilai Kurang Persiapan, Wali Kota: Itu Lagi Latihan
AFP/Rezas
Petugas kesehatan melakukan rapid test Covid-19 massal di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2020). Rapid test massal tersebut dilakukan terhadap orang-orang yang berisiko tinggi terpapar dan dimaksudkan untuk mengidentifikasi penyebaran virus corona atau Covid-19. AFP/Rezas 

Terhitung pada Kamis (26/3/2020), jumlah pasien positif covid-19 di Bekasi menjadi 19 orang.

Diketahui, empat pasien yang sebelumnya berstatus dalam pengawasan kini positif terkena Covid-19.

“Jumlah kasusnya tidak ada peningkatan, tetapi yang pasien dalam pengawasan (PDP) ke positif meningkat."

"Dari 15 orang kemarin, sekarang yang positif (covid-19) ada 19 orang,” ucap Effendi atau Pepen di Bekasi, masih mengutip dari Kompas.com.

Data terakhir di website Dinkes Kota Bekasi pada Rabu (25/3/2020), tercatat ada 177 Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait covid-19.

Dari 177 ODP, masih ada 134 orang yang masih dipantau dan 45 orang lainnya usai dipantau.

Lalu, ada 87 orang yang tercatat pasien dalam pengawasan (PDP).

Dari 87 PDP, masih ada 74 orang yang masih dirawat dan 13 orang lainnya sudah sehat.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dinilai Kurang Persiapan Rapid Test di Bekasi, Begini Tanggapan Wali Kota" dan "UPDATE: Ada 19 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi"

(Tribunnews.com/Maliana, Kompas.com/Cynthia Lova)

Penulis: Inza Maliana
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas