Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dua Pasien Dalam Pengawasan di Kabupaten Batang Meninggal Dunia dalam Sehari

Kedua pasien belum masuk data PDP namun ada riwayat kontak dengan anak dan saudara dari Jakarta sehingga kedua pasien dinyatakan PDP

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Dua Pasien Dalam Pengawasan di Kabupaten Batang Meninggal Dunia dalam Sehari
Shutterstock
Ilustrasi virus corona.(Shutterstock) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Dina Indriani


TRIBUNNEWS.COM, BATANG -
Dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di  Kabupaten  Batang yang dirawat di RSUD Kalisari Batang dan RSUD Limpung meninggal dunia.

Keduanya baru masuk rumah sakit kemarin dan sudah dalam kondisi yang cukup parah.

Keduanya memiliki riwayat penyakit diabates dan asma dan meninggal dunia  beberapa jam setelah dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Muchlasin mengatakan,  kedua pasien tersebut meninggal kemarin siang dan tadi malam.

dr Muchlasin menjelaskan, kedua pasien belum masuk data PDP namun ada riwayat kontak dengan anak dan saudara dari Jakarta sehingga kedua pasien dinyatakan PDP.

"Saat ditelusuri riwayatnya ternyata keduanya ada kontak dengan saudara dan anak dari Jakarta sehingga status menjadi PDP dan dilakukan rapid test," ujarnya.

Baca: Cegah Penyebaran Virus Corona, Yasonna Tandatangani Kepmen Pembebasan Narapidana dan Anak

Baca: Tonton Video Denny Cagur Dimarahi Istri karena Morris Rp 1 M, Raffi Ahmad : Lebih Parah dari Gigi

Baca: Singgung Kerusuhan, Karni Ilyas Kritik Larangan Mudik karena Corona: Enggak Bisa Dibiarkan Tak Makan

Rekomendasi Untuk Anda

Dari hasil rapid test, dikatakannya kedua pasien tersebut menunjukkan hasil negatif namun proses pemakaman tetap sesuai prosedur Covid-19.

"Sebenarnya untuk rapid test kurang akurat, sehingga tetap pemulasaran jenazah sesuai prosedur covid-19, satu pasien sudah diambil swab sebelum akhirnya meninggal namun yang satu tidak sempat karena pasien sudah meninggal.

Saat ini kami masih menunggu hasil swab dari satu pasien yang meninggal," ujarnya.

Disampaikannya, saat ini jumlah ODP di Batang 302 orang, PDP 7 orang dirawat di RSUD Batang 2 orang, RSUD Limpung 1 orang dan RS QIM 4 orang.

"Untuk PDP ada pasien yang sembuh dua orang, dari sebelumnya 9 orang sekarang tinggal 7 orang yang masih dirawat dan kondisinya stabil," pungkasnya. (din)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul BREAKING NEWS: Dua Pasien PDP di Batang Meninggal, Ada Riwayat Kontak Saudara dari Jakarta

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas