Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Wali Kota Airin: Rapid Test Sudah Mulai Dilakukan di Tangsel

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengatakan, pihaknya sudah mulai menjalankan rapid test corona

Wali Kota Airin: Rapid Test Sudah Mulai Dilakukan di Tangsel
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengatakan, pihaknya sudah mulai menjalankan rapid test corona atau Covid-19.

Hal itu diungkapakan Airin saat konferensi pers di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (30/3/2020).

"Sudah, tadi saya melakukan vcon (video conference) dengan beberapa kecamatan, dan sudah ada satu kecamatan yang sudah berjalan," ujar Airin.

Rapid test diutamakan untuk para orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), pekerja medis, dokter dan perawat.

Airin mengatakan, rapid test dilakukan bukan hanya untuk mendata orang baru untuk diketahui positif atau negatif Covid-19, melainkan juga untuk memvalidasi data yang sudah ada.

 Beli Masker di Toko Online, Seorang Wanita Tertipu Hingga Belasan Juta dan Ternyata Isinya Benda Ini

 Main Ponsel saat Nyetir, Aurelia Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, dan Berkelahi dengan Istri Korban

"Tes ini bukan hanya memastikan positif atau negatif, rapid test kita lakukan juga dalam rangka untuk validasi data yang kita miliki," ujarnya.

Selama ini, Dinas Kesehatan mendapatkan data ODP dan PDP dari rumah sakit saja.

Dengan rapid test akan menjadi dua kali tes untuk mengonfirmasinya.

"Rapid tes juga untuk validasi data. Validasi data yang kita miliki di Dinas kesehatan, kita akan samakan ke lapangan, apakah data ODP yang kita dapat dari rumah dakit selama ini atau dari tracking yang kita daoat, sejauh mana dan seperti apa."

"Makanya statusnya sudah tidak lagi menjadi ODP, atau PDPnya sudah sembuh atau seperti apa," paparnya.

Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas