Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bayi Berusia 3 Pekan di Samarinda Keluarkan Air Mata Darah

Saat ini ibu bayi masih menunggu arahan lanjutan dari dokter umum ke dokter spesialis anak untuk memeriksa mata bayinya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bayi Berusia 3 Pekan di Samarinda Keluarkan Air Mata Darah
Istimewa
Bayi usia 3 pekan saat digendong neneknya di klinik kesehatan gratis di Baznas Provinsi Kalimantan Timur Jalan Harmonika, Samarinda, Jumat (17/4/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Kota Samarinda digegerkan seorang bayi berusai tiga pekan mengeluarkan air mata darah.

Setelah diperiksa dokter umum, diduga air mata darah itu karena ada pembuluh darah yang pecah di mata anaknya sehingga saat bayi tersebut menangis kencang, darah keluar.

“Kami disarankan oleh dokter umum bawa ke dokter spesialis anak,” ujar Siska Asmita, ibunda dari bayi itu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Saat ini warga Jalan M Said, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, ini masih menunggu arahan lanjutan dari dokter umum ke dokter spesialis anak untuk memeriksa mata bayinya.

“Sampai sekarang saat menangis kencang, pasti keluar darah. Kalau menangisnya pelan-pelan tak keluar darah,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang bayi berusia tiga pekan mengeluarkan air mata darah saat menangis. Awalnya, saat lahir pada 28 Maret 2020, kondisi bayi itu dalam keadaan sehat.

Dua pekan setelah lahir, mata bayi itu mengeluarkan kotoran.

Rekomendasi Untuk Anda

Siska, ibu bayi itu kemudian berkonsultasi dengan bidan.

Menurut bidan tersebut, seperti ditirukan Siska, tidak ada masalah dari kotoran yang keluar.

Hal itu karena saluran air mata bayi belum terbentuk sempurna.

Air mata bayi tidak dapat keluar dengan baik sehingga menyebabkan kotoran keluar.

Bayi sempat diberi obat salap dan kondisinya membaik.

Dia kembali membawa anaknya ke bidan pada 14 April 2020 untuk jadwal vaksin.

Saat disuntik, bayinya menangis kencang.

“Waktu saya lihat matanya merah banget, sambil keluar darah,” tutur Siska. (Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Dugaan Penyebab Bayi Berusia 3 Pekan di Samarinda Menangis Darah"

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas