Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kontak Dengan Pasutri Positif Covid-19 Rapid Test, 80 Warga Bungo Diminta Tes yang Sama

Gara-gara pernah kontak dengan pasangan suami istri (pasutri) diduga positif corona, 80 orang di Tebo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kontak Dengan Pasutri Positif Covid-19 Rapid Test, 80 Warga Bungo Diminta Tes yang Sama
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi rapid test 

TRIBUNNEWS.COM, MUARA TEBO -- Gara-gara pernah kontak dengan pasangan suami istri (pasutri) diduga positif corona, 80 orang di Tebo, Jambi harus melakukan rapid test.

Meski hasil swab test belum keluar, hasil rapid test pasutri tersebut menyatakan positiff Covid-19.

Pasutri asal Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, ini pernah kontak dengan ratusan orang di sekitarnya.

Hanya saja pemerintah daerah hanya akan melakukan rapid test terhadap 80 orang dari ratusan warga Tebo yang pernah kontak dengan pasutri yang positif rapid test tersebut.

Baca: KSAD dan PLN Bahas Bantuan untuk Bangun Perumahan Prajurit TNI di Kupang

Baca: Chand Kelvin Batal Bimbingan Tesis ke Malaysia karena Pandemi Virus Corona

Baca: UPDATE Jumat 1 Mei 2020: RSD Wisma Atlet Kemayoran Rawat 737 Pasien Positif Covid-19

Baca: Jumlah Pasien Sembuh Corona di Jaawa Barat Bertambah Jadi 143 Orang

Gugus Tugas Covid-19 Tebo mengklaim dari pemetaan yang dilakukan tim terdapat ratusan masyarakat yang pernah kontak dengan pasien tersebut.

Meski demikian, tim menyampaikan tidak secara keseluruhan akan dilakukan rapid tes, melainkan hanya puluhan saja.

"Kita akan melakukan rapid test kepada puluhan masyarakat yang mempunyai resiko penyebaran Covid-19 saja, jumlahnya sekitar 80 orang," ujar Riana Elizabeth, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo.

Rekomendasi Untuk Anda

Riana menjelaskan sekitar 80 orang warga yang akan menjalani rapid tersebut lantaran pernah kontak erat dengan pasien dan dinilai rentan terkena virus corona.

Dokter Riana mengatakan bahwa hasil swab T dan JT akan keluar pada minggu depan. Sembari menunggu hasil keluar, pasien T dan JT dirawat di ruangan isolasi di RSUD Sultan Yaha Syaifudin Tebo.

Selain pasangan yang telah diisolasi tersebut, untuk memastikan tidak terjadinya penyebaran Covid-19 maka desa Pasutri itu pun akan dikarantina.

Pemerintah Kabupaten Tebo berencana akan melakukan karantina SP 5, Desa Bukit Pemuatan, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Jambi tempat pasutri tersebut berdomisili.

Hal ini langkah untuk memastikan tidak ada penyebaran virus corona. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Hasil Swab Pasutri di Tebo Belum Keluar, 80 Warga yang Pernah Kontak & Rentan akan di Rapid Tes

Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas