Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Amankan Nelayan Bontang yang Gunakan Bom Saat Cari Hasil Laut

Saat melakukan penyisiran di daerah Bontang Kuala didapati 1 unit perahu ketinting warna hijau liss putih sesuai informasi masyarakat

Polisi Amankan Nelayan Bontang yang Gunakan Bom Saat Cari Hasil Laut
IST
Ilustrasi 

Laporan Tribun Kaltim Mathias Masan Ola

TRIBUNNEWS.COM, BONTANG - Nelayan di Bontang diamankan polisi lantaran  diduga melakukan penangkapan hasil laut menggunakan bom ikan.

Nelayan berinisial BAH alias AC diciduk anggota Polair Polres Bontang di perairan Marangkayu, Jumat (1/5/2020) lalu.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui PS. Kasat Polair Ipda Edi Pujianto mengatakan penangkapan terduga pelaku bom di perairan Marangkayu, berawal dari laporan masyarakat.

"Kami terima laporan langsung melakukan penyelidikan. Sesuai informasi di daerah Bontang Kuala. Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Perairan Marangkayu sering terjadi aksi pengeboman ikan yang dilakukan warga Bontang Kuala," katanya, Selasa (5/4/2020).

Saat melakukan penyisiran di daerah Bontang Kuala  didapati 1 unit perahu ketinting warna hijau liss putih sesuai informasi masyarakat.

Baca: Kuda Laut Langka Ditemukan Nelayan di Perairan Sumenep, Dipercaya Bisa Obati Sakit Punggung

Baca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Surakarta, Rabu 6 Mei 2020, Lengkap Bacaan Niat Puasa Ramadhan

Setelah dilakukan pemeriksaan dalam perahu ketinting anggota mendapati barang-barang antara lain 2 buah kantong plastik warna hitam berisi potassium dengan berat sekitar 2 kg, 1 Buah kantong plastik kecil warna putih berisi Pupuk Cantik yang sudah dicampur bensin, 1 Unit Kompresor, 1 pasang sepatu katak, 1 buah kacamata selam dan 1 buah selang dengan panjang kurang lebih 20 meter.

Terpisah Kasubbag Humas Polres Bontang, AKP Suyono mengatakan saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mako Satpolair Polres Bontang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 85 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang tindak pidana penangkapan ikan dengan mengunakan bahan peledak.

"Ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 2 miliar," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Nelayan Bontang Tangkap Ikan Pakai Bom, Diciduk Polisi di Laut

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltim
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas