Pasien Covid-19 di Bangkalan Didominasi Para Pelaut
Pasien dengan profesi pelayar menjadi dominan di Bangkalan MAdura, Jawa Timur.
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, BANGKALAN - Pasien dengan profesi pelayar menjadi dominan di Bangkalan MAdura, Jawa Timur.
Klaster pelayaran hingga Jumat (8/5/2020) menyumbang sebanyak 13 orang dari total pasien sebanyak 19 orang.
Tambahan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (8/5/2020) malam.
Pasien ke-19 terkonfirmasi positif Covid-19 adalah Tuan SP (40), warga Perum Griya Abadi, Kecamatan Socah. Ia juga menjadi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke-13 untuk klaster pelayaran.
Juru Bicara Humas Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Agus Zain mengungkapkan, Tuan SP adalah seorang pelaut yang baru tiba di Bangkalan pada tanggal 13 April 2020.
Baca: Barcelona Telah Jalani Sesi Latihan Perdana, Real Madrid Susul 3 Hari Kemudian
Baca: Harry Maguire Inginkan Duet Bersama Rio Ferdinand di Lini Belakang Manchester United
Baca: Manchester United Bakal Punya Duet Maut, Dialah Paul Pogba dan Bruno Fernandes
"Saat dikunjungi petugas surveillance di rumahnya pada 18 April 2020 di rumahnya, Tuan SP tidak mengalami keluhan bahkan suhu tubuhnya 36,5 C," ungkap Agus.
Ia menjelaskan, sepuluh hari kemudian atau pada 28 April 2020 dilakukan rapid tes dengan hasil positif terpapar Covid-19.
Saat itu juga, lanjut Agus, dilakukan pemeriksaan Swab/PCR terhadap Tuan SP di RSUD Syamrabu Bangkalan
"Yang bersangkutan juga menjalani masa isolasi ke Balai Diklat," jelasnya.
Kepastian Tuan SP terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Swab/PCR dari BBTKL-PP Surabaya.
"Malam ini juga, pukul 19.30 WIB pasien dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan," papar Agus.
Ia menambahkan, para pekerja sektor pelayaran yang berdatangan dalam sebulan terakhir telah membuat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangkalan bekerja keras.
Terutama petugas surveillance yang harus bekerja ekstra hati-hati dalam melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kami meminta peran aktif masyarakat khususnya dari keluarga pelayaran supaya konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19," imbaunya.
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan juga menginstruksikan kepada Satgas Kecamatan maupun Satgas Desa/Kelurahan agar bahu-membahu bersama relawan yang ada di lingkungan masing-masing.
Hal itu bertujuan memberikan prioritas penanganan khususnya dalam melakukan tracing terhadap para pelayaran ini.
Dengan harapan, lanjut Agus, penularan Covid-19 ini tidak terus menerus meluas dan segera berakhir.
"Agar kita segera kembali beraktifitas secara normal, seperti sebelumnya," pungkasnya.
Selain angka 19 positif Covid-19 (2 pasien sembuh), update Peta Sebaran Covid-19 Bangkalan, Jumat (8/5/2020) malam juga mencatat angka Orang Dalam Resiko (ODR) mencapai 8.198 orang.
Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di angka 776 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejumlah 8 orang (2 orang meninggal), dan satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia. (Ahmad Faisol)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Klaster Pelayaran Dominasi Pasien Covid-19 di Bangkalan. Pasien Ke-19 Juga Seorang Pelaut
Baca tanpa iklan