Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Remaja 19 Tahun di Gresik Meninggal Dunia Karena Covid-19

Remaja 19 tahun tersebut meninggal dunia setelah menyandang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Remaja 19 Tahun di Gresik Meninggal Dunia Karena Covid-19
Willy Abraham/Surya
Prosesi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) berusia 19 tahun di Gresik. 

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Seorang remaja di Kabupaten Gresik Jawa Timur menjadi korban wabah Covid-19.

Remaja 19 tahun tersebut meninggal dunia setelah menyandang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 di rumah sakit (RS) Muhammadiyah Gresik.

Remaja tersebut adalah warga dari kecamatan Menganti.

Jenazah pasien muda tersebut telah dimakamkan di TPU Tlogo Pojok, kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik.

Pasien tersebut memiliki dirawat di rumah sakit (RS) Muhammadiyah Gresik pada Rabu (6/5/2020). Karena memiliki gangguan pada bagian paru-paru.

Baca: K-League Telah Bergulir, Gol Pemain Berusia 41 Tahun Bantu Jeonbuk Tumbangkan Suwon Bluewings

Baca: Netflix Segera Hadirkan 2 Tayangan Terbaru, Film Laga The Old Guard dan Serial Fantasi Cursed

Baca: Kisah Cinta Rumit Antara Jeffry-Elvina-Michael Berakhir Dengan Tragis, Si Cewek Tewas Dimutilasi

Selain remaja itu, satu lagi PDP di Gresik yang meninggal, ia berasal dari Pekelingan.

"Ada dua PDP meninggal dari desa Boteng Kecamatan Menganti dan dari Desa Pekelingan Kecamatan Gresik. Pasien kita laporkan sebagai PDP dan menunggu hasil SWAB. Pemakaman sudah dilakukan dg standart Covid-19," ujar juru bicara satgas Covid-19, drg Saifudin Ghozali, Jumat (8/5/2020).

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, juga ada tambahan pasien konfirmasi positif yang sudah sembuh. Total ada dua orang pasien.

"Dari desa Purwodadi, Kecamatan Sedayu dan dari Medangan, Desa Metatu Kecamatan Benjeng," terangnya.

Hingga hari ini ada 37 pasien positif di Kabupaten Gresik dengan rincian 10 sembuh, 21 dirawat dan 6 meninggal.

Kecamatan paling parah kecamatan Menganti dengan 8 pasien positif, disusul Driyorejo, Kebomas dan Manyar sama-sama 6 pasien positif.

Kemudian PDP ada 161 pasien. Orang dalam pemantauan (ODP) ada 1.137 orang dan 1.068 orang dengan risiko (ODR). (Willy Abraham)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pemuda 19 Tahun di Gresik Meninggal Dunia Dengan Status PDP Covid-19,

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas