Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Hanya Aniaya & Sekap Istri Berhari-hari, Pria di Bogor Juga Diduga Kubur Mayat di Belakang Rumah

Tak hanya sekap dan aniaya sang istri selama beberapa hari, seorang pria di Bogor juga diduga kubur mayat di belakang rumah.

Tak Hanya Aniaya & Sekap Istri Berhari-hari, Pria di Bogor Juga Diduga Kubur Mayat di Belakang Rumah
Istimewa
Ibu muda berinisial SM (17) menderita trauma berat setelah berhasil kabur dari kontrakan suaminya di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia disekap di kamar dengan toilet, dianiaya dan tak diberi makan sampai berhari-hari hingga berhasil kabur. 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi menemukan fakta baru terkait kasus penganiayaan yang dilakukan AA (37) terhadap istrinya berinisial SM (17).

Seperti diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Unit Reskrim Polsek Parung Panjang terus melakukan pengembangan kasus penganiayaan ibu muda ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena.

Mereka pun memeriksa  pelaku dan korban.

Hasilnya, polisi mendapatkan informasi tentang keberadaan sebuah makam di belakang rumah kontrakan tersebut.

 KRONOLOGI Ibu Muda di Bogor Disekap & Dianiaya Suami: Saat Diselamatkan, Warga Cium Bau Menyengat

 Kronologi Pembunuhan Elvina di Medan, Hanya Ditinggal 15 Menit Oleh Teman, Saat Kembali Jadi Jenazah

 Pembunuhan Gadis Cantik di Medan, Terganjal Restu Hingga Diduga Dibunuh Pacar karena Terlalu Cinta

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock via Kompas.com)

Pelaku AA diduga menguburkan mayat korban lainnya di makam yang berada di belakang rumah itu.

"Iya, hasil pengembangan kasus yang kemarin itu dari keterangan si korban (SM) bahwa di sana (belakang rumah) ada mayat dikubur," kata Ita ketika dihubungi Kompas.com, Kamis, (7/5/2020).

Rencananya, Tim Forensik dari RS Polri Kramatjati akan menggali makam yang ada di belakang rumah kontrakan pelaku pada Jumat (8/5/2020).

"Karena kita enggak bisa menggali, untuk membuktikannya itu ya harus dari RS polri," ujarnya.

HALAMAN SELANJUTNYA =========================>

Editor: Irsan Yamananda
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas