Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sempat Cekcok Saat PSBB, Habib Umar dan Anggota Satpol PP Upayakan Berdamai

Trunoyudo mengatakan, pihaknya telah proaktif menjembatani upaya komunikasi antar kedua belah pihak untuk mencapai solusi damai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sempat Cekcok Saat PSBB, Habib Umar dan Anggota Satpol PP Upayakan Berdamai
Istimewa via TribunJatim
Viral video pria berjubah putih adu mulut dengan petugas PSBB di pos check point exit Tol Satelit Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Polda Jatim berupaya menjembatani mediasi damai antara Habib Umar Abdullah Assegaf dengan seorang anggota Satpol PP Surabaya yang terekam video tengah bersitegang di Pos Check Point Exit Tol Satelit.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, kondisi terkini kedua belah pihak sedang menahan diri untuk tidak bertindak secara reaksioner.

Kedua belah pihak telah menyadari bahwa insiden yang terjadi itu, murni sebagai suatu bentuk kesalahpahaman.

Dan keduanya sudah berkeinginan mencapai kesepakatan damai.

"Masing-masing masih menahan diri karena adanya kesalahpahaman ini harapannya di Bulan Ramadan yang penuh berkah ini saling memaafkan," kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolda Jatim, Jumat (22/5/2020).

Trunoyudo menambahkan, pihaknya juga telah proaktif menjembatani upaya komunikasi antar kedua belah pihak untuk mencapai solusi damai.

Baca: Diisukan Mualaf Saat Nikah dengan Istri Kedua, Didi Kempot Pernah Ungkap Fakta Ini Sebelum Meninggal

Rekomendasi Untuk Anda

Polda Jatim telah mengonsolidasikan upaya mediasi tersebut melalui keterlibatan atau partisipasi dari Polres Pasuruan dan Polrestabes Surabaya.

"Sejauh ini kepada Habib Umar Abdullah Assegaf itu sudah dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kapolres Pasuruan. Kemudian, pihak Satpol PP kota kami juga sudah melakukan pendekatan melalui Kapolrestabes Surabaya," jelasnya.

Habib Umar Assegaf Diduga Langgar PSBB Surabaya hingga Disebut Pukul Satpol PP
Habib Umar Assegaf Diduga Langgar PSBB Surabaya hingga Disebut Pukul Satpol PP (Youtube Surya.co.id)

Mantan Kapolres Purwakarta itu berharap masyarakat luas bisa mengambil hikmah dari insiden tersebut.

Bahwa segala sesuatu permasalahan seyogyanya dapat diselesaikan dengan kepala dingin.

"Maka dalam hal ini kami ambil bagaimana hikmahnya untuk memetik pelajaran ini," ujarnya.

Sebelumnya, insiden yang sempat terekam video dan viral di media sosial itu terjadi sekira pukul 16.45 WIB, Rabu (20/5/2020) kemarin.

Baca: Nekat Bunuh dan Biarkan Jenazah Sampai Membusuk, Pelaku: Ternyata Cuma Dikasih Rp 200 Ribu

Saat itu petugas sedang melakukan razia kendaraan jenis mobil yang hendak melintas di depan Pos Check Point Exit Tol Satelit.

Tibalah sebuah mobil jenis sedan warna hitam yang diketahui Toyota Camry bernopol N-1-B, yang ditumpangi lima orang termasuk di dalamnya ada, Habib Umar Abdullah Assegaf.

Saat dilakukan pemeriksaan ternyata di dalam mobil tersebut melanggar sejumlah aturan PSBB pada aspek moda transportasi.

Pertama, petugas mendapati, adanya penumpang yang tak mengenakan masker.

Kedua, muatan penumpang melebihi kapasitas yang telah diatur dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ternyata, saat para petugas hendak memberikan pemahaman terhadap pengemudi mobil tersebut.

Baca: Kondisi Pesawat Penuh Saat Pandemi, Penumpang Ini Akui Frustasi dan Takut Selama Penerbangan

Tak disangka, pria berjubah putih itu, yakni Habib Umar, keluar dari mobil, lantas menghampiri petugas, lalu terlibat cekcok dan sesekali terjadi upaya saling dorong.

Lantaran pria itu terus ngotot dan membantah imbauan petugas. Para petugas memilih alternatif solusi mengimbau pada pengemudi mobil tersebut untuk kembali ke arah asalnya, Pasuruan.

Viral video pria diduga Habib Umar Assegaf cekcok dengan petugas
Viral video pria diduga Habib Umar Assegaf cekcok dengan petugas (kolase tribunnews)

Kronologis

Kasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol Teddy Chandra menerangkan, kronologi insiden percekcokan antara pria berjubah putih itu dengan sejumlah aparat petugas gabungan di lokasi.

Insiden tersebut terjadi sekira pukul 16.45 WIB.

Saat itu, petugas sedang melakukan razia kendaraan jenis mobil yang hendak melintas di depan pos check point exit Tol Satelit.

Baca: Polisi Bakal Halau Warga yang Akan Gelar Malam Takbiran Keliling

Tibalah sebuah mobil jenis sedan hitam yang diketahui Toyota Camry bernopol N 1 B.

"Kendaraan dilakukan pemeriksaan pelanggaran PSBB yang didapati, ada yang tidak menggunakan masker," ujarnya.

Kedua, muatan penumpang melebihi kapasitas yang telah diatur dalam aturan PSBB Surabaya.

"Kedua pelanggaran PSBB-nya itu adalah kapasitas penumpang untuk jenis mobil tersebut sudah melebihi batas 50 persen. Kalau jenis kendaraan sedan berarti kan kapasitasnya hanya 3 orang satu di depan dan 2 di belakang dengan ada spasi kanan kiri, tengah kosong," terangnya.

Saat petugas sedang memberi pemahaman, Habib Umar Assegaf ke luar dari mobil.

"Bapak kami hormati ya. Bapak dengar baik-baik," ujar petugas polisi ke arah pria berjubah itu.

Bukannya menuruti permintaan petugas. Pria berjubah itu justru membalas dengan merutuki petugas.

Baca: Diisukan Mualaf Saat Nikah dengan Istri Kedua, Didi Kempot Pernah Ungkap Fakta Ini Sebelum Meninggal

"Saya jauh lebih baik," ujarnya.

Namun balasan itu tak membuat petugas gentar.

Petugas polisi itu justru terus berupaya memberikan pemahaman kepada si pria tersebut.

"Saya udah bilang baik-baik. Kalau yang lain itu nurut pak. Yang tidak pakai masker, mulai sana dipakai," ujar petugas polisi seraya mengarahkan tangannya ke jalan raya di belakangnya.

Mendengar pernyataan dari sang polisi, pria berjubah itu kemudian menjawab dengan nada bicara yang terdengar berat.

Habib Umar Assegaf Diduga Langgar PSBB Surabaya hingga Disebut Pukul Satpol PP
Habib Umar Assegaf Diduga Langgar PSBB Surabaya hingga Disebut Pukul Satpol PP (Youtube Surya.co.id)

"Penyakit itu orang yang tidak sembahyang," ujar pria berjubah itu seraya melenggang meninggalkan si petugas polisi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, tiga poin kesalahan yang dilakukan Habib Umar.

Pertama, yang bersangkutan menggunakan pelat kendaraan selain L dan W, maka dilakukan pengecekan juga maksud dan tujuannya datang di Kota Surabaya.

Baca: Update Corona Global, Jumat 22 Mei 2020: Total Kasus di Rusia 317 Ribu Lebih, 92.681 Pasien Sembuh

"Kedua sopir tidak menggunakan masker dan ketiga kapasitas melebihi batas empat orang. Semangat dan pengabdian petugas di pos cek poin adalah amanah undang-undang dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Untuk itu, kita berharap kesadaran masyarakat untuk menegakkan disiplin," terangnya.

Apa sanksi penegakan hukum yang akan diberikan pihak kepolisian terhadap pelanggar, Truno memastikan akan ada prosedur hukum yang diberikan.

"Akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Pria Jubah Putih Cekcok dengan Petugas PSBB Viral, Polda Jatim Turun Tangan Mediasi: Inginnya Damai

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas