Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

1.805 Petugas PLN Siaga Jaga Pasokan Listrik di Maluku dan Maluku Utara hingga H+7 Idul Fitri

Kebutuhan pasokan listrik di Maluku danMaluku Utara dipastikan aman saat dan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

1.805 Petugas PLN Siaga Jaga Pasokan Listrik di Maluku dan Maluku Utara hingga H+7 Idul Fitri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRSI - PLN melakukan pengecekan instalasi jaringan listrik di permukiman padat penduduk kawasan Tambora, Jakarta, Kamis (22/8/2019). Kegiatan pemeriksaan instalasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian PLN dalam mengajak warga untuk memperhatikan instalasi kelistrikan yang aman. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea 

TRIBUNNEWS.COM, AMBON - Kebutuhan pasokan listrik di Maluku danMaluku Utara dipastikan aman saat dan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Ribuan petugas PLN telah disebar dan disiagakan di masing-masing pos selama 24 jam.

Hal ini ditegaskan General Manager PLN Unit Induk WilayahMaluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Romantika Dwi Juni Putra dalam keterangan pers pada Sabtu (23/5/2020).

Dia merinci, sebanyak 1.803 petugas PLN yang disiagakan selama 24 jam.

Mulai dari H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri, atau sejak 17 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020.

Dia menambahkan, meski di tengah pandemi covid-19, para petugas tetap bersiaga di unit kerja nya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik tetap tersedia.

Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 di mana perusahaan pelayanan publik penyedia listrik tetap dapat beroperasi.

"Tentunya kami tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan memastikan seluruh petugas menggunakan alat pelindung diri (APD), masker, dan melengkapi petugas dengan hand sanitizer,: jelasnya.

"Untuk memastikan kesehatan petugas, PLN memberikan asupan vitamin dan menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan khusus beserta tenaga medis dan peralatan pendukung untuk memonitor kondisi kesehatan pegawai yang harus bekerja menjaga pasokan listrik," ujar Romantika.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas