Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anggota TNI yang Ditembak Polisi Usai Ketahuan Selingkuhi istrinya Meninggal Dunia Kemarin

Hasanuddin mengalami luka tembak di dada sebelah kanan, lutut kiri dan lutut kanan.

Anggota TNI yang Ditembak Polisi Usai Ketahuan Selingkuhi istrinya Meninggal Dunia Kemarin
HO
Mayat anggota Kodim 1425 Jeneponto Serda Hasanuddin meninggal di RS Pelamonia, Kota Makassar, Jumat (29/5/2020) siang. Hasanuddin ditembak Bripka Herman karena ditemukan selingkuh dengan istri pelaku 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, enggan memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian tersebut.

"Benarkan ada kejadian penembakan. Tetapi kami tidak bisa menjelaskan kronologi," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (15/5/2020).

Perwira polisi tiga melati ini beralasan, dirinya enggan menyampaikan kronologi kejadian tersebut demi menjaga situasi antar-instansi.

"Dengan pertimbangan untuk menjaga kepekaan situasi," tambahnya.

Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan, kedua korban kini menjalani perawatan di rumah sakit Kota Makassar.

Ibrahim Tompo tidak menyebutkan di mana rumah sakit tersebut.

"Kedua korban dirawat di rumah sakit berbeda," terangnya.

Ia melanjutkan, pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi seusai kejadian tersebut.

Menurutnya, pelaku kini sudah diamankan oleh Propam Polda Sulsel.

"Pelakunya itu sudah serahkan diri ke Propam. Jadi sudah diamankan oleh Propam," tambahnya.

Ibrahim melanjutkan, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe bersama Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka turun tangan menangani masalah tersebut.

Meski Polda merasahasiakan identitas polisi, TNI dan istri yang telibat kasus perselingkuhan tersebut, namun belakangan tetap terungkap.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Naif mengatakan, Serda HA mendapat luka di dada yang tembus di pinggul.

Korban juga mendapat luka tembak pada bagian pahanya.

"Kondisinya saat ini masih dilakukan pengobatan dan pemeriksaan di RS Plamonia, Makassar," ujar Kolonel Inf Maskun Naif, Jumat (15/5/2020).

Sejalan dengan dirawatnya Serda HA, Maskun Naif menjelaskan saat ini masih dilakukan pengusutan kasus ini di Mapolda Sulsel.

Di mana terduga penembakan, Bripka Her masih dilakukan pemeriksaan di Bidang Propam Polda Sulsel.

"Masih diperiksa untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya," imbuhnya.

Adapun korban lain, HT yang merupakan istri terduga penembakan dilarikan di RS Bhayangkara, Makassar.

Dia dilarikan di RS tersebut pada pukul 05.00 wita, Jumat (15/5/2020) dan dilakukan operasi pada pukul 09.00 wita di hari yang sama.

HT mendapat luka tembak pada bagian paha dan luka lecet di betis sebelah kanan.

Sebelumnya, penembakan tersebut terjadi pada pukul 22.00 wita, Kamis malam (14/5/2020).

Penembakan dilakukan di BTN Syeh Yusuf Kolakolasa, Jl Sungai Kelara/Morra Dg Bilu, Kelurahan Empoang, Kecamatab Binamu, Kabupayen Jeneponto, Sulsel.

Dugaan sementara, Bripka Herman melakukan penembakan lantaran mendapati HT dan HA melakukan hubungan terlarang di rumah tersebut. (Tribun Timur/Nur Fajriani R)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul BREAKING NEWS - Anggota TNI Serda Hasanuddin yang Ditembak Karena Selingkuh di Jeneponto Meninggal

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Timur
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas