Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Gubernur Sulsel Perintahkan Buru Orang-orang yang Ambil Paksa Jenazah PDP Covid-19 di RS

Indisen tersebut, dikatakan Nurdin, karena adanya provokasi yang dikeluarkan oleh oknum-oknum tertentu.

Gubernur Sulsel Perintahkan Buru Orang-orang yang Ambil Paksa Jenazah PDP Covid-19 di RS
Kompas.com/Dok Humas Polda Sulsel
Para terduga pelaku pengambilan paksa jenazah di 3 rumah sakit di Makassar saat diamankan di Polrestabes Makassar, Selasa (8/6/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menilai angka penularan Covid-19 di Sulsel sudah bisa ditekan.

Namun, Nurdin mengatakan ada insiden yang menyebabkan kemungkinan klaster baru.

"Jadi kita merasa sudah mengendalikan ini, tapi perebutan jenazah itu, ada tiga rumah sakit, itulah yang menjadi klaster baru," kata Nurdin dalam siaran BNPB, Rabu (10/6/2020).

Adapun insiden pengambilan paksa jenazah PDP Covid-19 terjadi di RSU Jadi, RS Bhayangkara Polda Sulsel, RSU Labuang Baji, dan RS Stelamaris.

"Sekarang kita lebih aktif untuk memburu orang-orang itu, kita tracking kembali," katanya. Transmisi lokal sebenarnya sudah bisa ditahan," kata Nurdin.

Baca: Makassar Zona Merah, Gubernur Nurdin Sebut Wilayah-Wilayah Ini Jadi Klaster Covid-19 di Sulsel

Baca: Buntut Panjang Pengambilan Paksa Jenazah PDP di Makassar, 31 Orang Ditangkap, Dijerat Pasal Berlapis

Indisen tersebut, dikatakan Nurdin, karena adanya provokasi yang dikeluarkan oleh oknum-oknum tertentu.

Oknum-oknum tersebut memprovokasi melalui banyak platform soal Covid-19.

"Terutama provokasi yang menyebut tidak usah dipedulikan Covid-19 karena ini enggak berbahaya. Hoaks yang berbahaya itu sudah sampai ke tingkat RT/RW, bahwa Covid-19 adalah sebuah skenario untuk memperkaya rumah sakit dan dokter. Itu kan menyesatkan," kata Nurdin

"Seandainya tidak ada hoaks-hoaks itu, kita bisa lebih cepat, kita juga sudah dalam kendali. Indeks penularannya di Sulsel sudah di bawah satu," lanjutnya.

Karena itulah, Pemprov Sulsel bersama Gugus Tugas dan pemkot-pemkot berusaha mengkaji lebih dalam persoalan yang menurut Nurdin sangat mengganggu tersebut.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas