Sering Dimarahi, Haris Tega Habisi Ibunda Sendiri Pakai Cangkul
Pelaku Haris (43) tega menghabisi nyawa ibunya Suparti (75), dengan menggunakan cangkul karena kesal dimarahi.
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, DELISERDANG -- Seorang pria di Deliserdang, Sumatera Utara tega membunuh ibundanya sendiri.
Kasus anak bunuh ibu ini pun menggemparkan warga Dusun II Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Selasa, (16/6/2020) malam.
Pelaku Haris (43) tega menghabisi nyawa ibunya Suparti (75), dengan menggunakan cangkul karena kesal dimarahi.
"Dari hasil interogasi sebelumnya pelaku sempat dari sawah. Jadi ketika pulang merasa capek.
Korban sempat memarahi pelaku dengan nada tinggi.
Baca: Tragis, Karena Tak Lolos Verifikasi Berkas, 1.709 Penumpang KA Jarak Jauh Ini Ditolak Berangkat
Baca: Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id, Ini 3 Fokus Utama Program Kartu Pra Kerja
Baca: Prediksi Liga Inggris: Sheffield United vs Aston Villa, Manchester United Bisa Tergusur
Karena kesal dimarahi ia mengambil cangkul dan memukulkan ke kepala ibunya kena bagian dahi di atas mata dan belakang telinga sebelah kanan,"kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus Rabu, (17/6/2020).
Ia menyebut kalau jasad korban pertama kali ditemukan oleh suaminya Warso (75) di dapur rumah.
Saat itu posisi korban sudah dalam keadaan telentang dan bersimbah darah.
Saat kejadian Warso sedang berada di luar rumah.
" Pukul 18.30 suaminya ini sudah berangkat ke Masjid Al Badar yang ada di dusun yang sama. Dia sholat Magrib dan Isya di masjid.
Setelah itu dia sempat ke rumah keponakannya baru kemudian pukul 20.35 dia pulang,"kata Muhammad Firdaus.
Ketika itu, lanjut Muhammad Firdaus rumah masih dalam keadaan terkunci.
Warso pun sempat mengetuk pintu dan kemudian dibuka oleh pelaku.
Ia sempat kecarian dengan keberadaan sang istri karena saat itu tidak terlihatnya.
Selain mencari ke kamar juga dicari ke kamar mandi.
" Karena tidak ada baru kemudian diperiksa ke dapur rumah. Waktu itu posisinya gelap baru disenterinya menggunakan mancis.
Disitulah dia melihat korban sudah dalam keadaan telentang dan bersimbah darah,"katanya.
Polisi pun sudah mengamankan beberapa barang bukti seperti cangkul yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.
Dari lokasi kejadian korban pun dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan untuk di otopsi.
Pelaku sendiri disebut-sebut memiliki gangguan kejiwaan. Terkait hal ini polisi pun masih melakukan pendalaman.
Kasus Serupa di Aceh
SAB (26), pemuda yang membunuh ibu kandungnya di perumahan BRR, Desa Jabi-Jabi Barat, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam akhirnya diringkus polisi, Minggu (5/4/2020).
Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono SIK mengatakan, pelaku berhasil ditangkap Minggu sekitar pukul 06.30 WIB saat tengah duduk termenung di pinggir jalan, di sebuah pondok yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.
Pelaku tidak melawan saat polisi membekuknya.
Pelaku berinisial SAB (26), penduduk Desa Jabi-Jabi Barat, sehari-hari berprofesi sebagai petani.
Dia merupakan anak bungsu korban dan selama ini tinggal serumah dengan ibunya.
Sedangkan sang ayah sudah meninggal dunia. Saudara sekandung dengannya sudah berkeluarga.
Polisi masih mendalami motif kasus anak yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri.
Menurut Kapolres AKBP Qori, pelaku menghabisi nyawa korban dengan menggunakan tombak babi.
"Pelaku membunuh korban dengan menggunakan tombak.
Ada tombak tajam dan gagangnya kayu dengan panjang lebih dua meter," terang Kapolres AKBP Qori.
Saat polisi menangkap pelaku, masih terdapat tombak yang diduga digunakan untuk membunuh ibunya.
Sementara korban meninggal dunia dengan kondisi penuh luka di sekujur tubuhnya.
Beberapa luka terdapat di bagian leher, tangan kanan, perut, punggung dan kaki.
Lukanya akibat benda tajam.
Beberapa luka yang dialami korban dalam skala kecil kecuali bagian leher.
Diduga, korban meninggal akibat luka di bagian leher.
Jenazah wanita malang tersebut kemudian dibawa ke rumah salah seorang anaknya untuk proses fardhu kifayah. (Indra Gunawan/Tribun Medan/Serambi Indonesia)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul KRONOLOGI Anak Bunuh Ibu di Deliserdang, Ternyata Pelaku Kesal Dimarahi, Polisi Ungkap Motif