Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

2 Warga Semarang Meninggal lantaran Sesak Napas Saat Bersepeda, Walkot: Olahraga Pakai Masker Bahaya

Wali Kota Semarang sebut ada 2 warganya yang meninggal dunia karena kenakan masker saat bersepeda.

2 Warga Semarang Meninggal lantaran Sesak Napas Saat Bersepeda, Walkot: Olahraga Pakai Masker Bahaya
Tribunnews.com/Reza Deni Saputra
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Kota Semarang diminta untuk berhati-hati saat berolahraga menggunakan sepeda.

Terutama jika mereka menggunakan masker saat menggowes.

Imbauan ini dikatakan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Hendrar mengatakan, ada dua warga Semarang yang meninggal dunia saat bersepeda.

Dua orang itu diduga sesak napas karena menggunakan masker saat menggowes sepedanya.

"Kalau olahraga pakai masker malah bahaya. Sudah ada dua warga kita yang meninggal karena pakai masker saat gowes," kata Hendrar kepada wartawan di Semarang, Sabtu (20/6/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

 Gelar Pernikahan Tanpa Protokol Kesehatan, Satu per Satu Kerabat Warga Semarang Ini Positif Corona

 Duka Gelar Pernikahan Langgar Protokol Kesehatan, Satu per Satu Tamu Positif Corona dan Meninggal

 Baru Saja Nikah di Umur 20, Seleb Ini Curhat Rasanya Jadi Istri Tak Bisa Masak, Reaksi Suami Disorot

Ilustrasi masker
Ilustrasi masker (SHUTTERSTOCK via Kompas.com)

"Maka kalau olahraga tidak usah pakai masker tapi sewaktu istirahat baru dipakai maskernya," imbuhnya.

Hendrar menyebutkan,  mulai banyak orang yang berolahraga menggunakan sepeda setelah ada pelonggaran dari pemerintah.

Namun, dia juga mengingatkan, orang yang keluar rumah untuk mengayuh sepeda jangan sampai menimbulkan kerumunan.

"Semakin banyak yang pengen sehat dengan bersepeda akhirnya muncul persoalan pada saat mereka beristirahat berkerumun. Lalu lupa pakai masker kemudian foto-foto. Penularan (Covid-19) bisa saja terjadi," sebut Hendrar.

HALAMAN SELANJUTNYA ============>

Editor: Irsan Yamananda
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas