Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Warga Surabaya Akan Dimata-matai Pakai CCTV, Yang Tak Pakai Masker Akan Dihukum Menyapu Jalanan

Jika tidak membawa KTP, warga itu akan terkena hukuman sosial seperti joget, menyapu jalan, dan bernyanyi.

Warga Surabaya Akan Dimata-matai Pakai CCTV, Yang Tak Pakai Masker Akan Dihukum Menyapu Jalanan
Instagram @sist.dishubsurabaya
Ilustrasi CCTV di Kota Surabaya 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya akan mengawasi para warganya agar selalu mengenakan masker di jalanan.

Circuit Closed televisioan ( CCTV) di kota itu pun rencananya tidak hanya untuk memantau kejahatan dan pelanggar lalu lintas saja.

Sebentar lagi, ribuan CCTV yang terpasang di sudut-sudut kota akan dimanfaatkan untuk memantau pelanggar protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 ( virus corona).

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengungkapkan, salah satu penyebab tingginya angka kasus COVID-19 di Surabaya Raya karena 70 persen warganya tak pakai masker.

Hal itu lah yang membuat Pemerintah Kota Surabaya berinisiatif memanfaatkan CCTV.

Lantas, sanksi apa yang akan diberikan jika kedapatan warga yang tidak mengenakan masker?

Baca: KAI Tetapkan Masa Berlaku Surat Bebas Covid-19 untuk Syarat KA Jarak Jauh Diperpanjang

Baca: Pramugari Ungkap 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Penumpang Pesawat di Masa Pandemi Covid-19

Baca: Kasus Covid-19 di Jatim Semakin Meninggalkan Daerah Lain, Ini Langkah Khofifah

Sebagai pemberi sanksi, Satpol PP akan berada di garda terdepan.

Satpol PP pula nantinya yang akan memberikan sanksi kepada pelanggar.

Adapun hukuman bagi pelanggar, KTP akan disita.

Jika tidak membawa KTP, warga itu akan terkena hukuman sosial seperti joget, menyapu jalan, dan bernyanyi.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas