Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Petani Melon di Kudus Bikin Ganjar Terpukau

Yang lagi ditanam ini jenis melon Jepang, melon Eropa, ada melon China, melon Jawa.

Petani Melon di Kudus Bikin Ganjar Terpukau
Istimewa
Petani Melon di Kudus Bikin Ganjar Terpukau. 

TRIBUNNEWS.COM - Inovasi petani muda asal Kabupaten Kudus, membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terpukau. Petani bernama Stevanus Rangga tersebut berhasil menanam buah belon tanpa pestisida.

Awalnya Ganjar bersama rombongan meninjau tempat penanamannya di Jalan Lingkar Barat Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu (1/7). Pertanian di dalam greenhouse adalah sistem produksi pertanian yang menggabungkan pemanfaatan perlindungan tanaman dari intensitas hujan, sinar matahari dan iklim mikro, yang mengoptimalkan pemeliharaan tanaman, pemupukan dan irigasi mikro, sehingga mampu meningkatkan produksi buah.

"Kita di sini melihat anak kreatif, si Rangga (Stevanus Rangga) ini. Muda, mau bertani, produknya sangat sale-able (menjual) . Dengan teknologi tinggi," kata Ganjar.

Ganjar memuji Rangga, apalagi produk melonnya mempunyai pasar yang bagus dan berpeluang besar untuk berkembang.

"Maka untuk nambah berapapun, sebenarnya kapasitasnya, produk melon saja, marketnya enggak akan habis. Itu baru (market) Jakarta, belum yang lain," ujar Ganjar.

Gubernur menilai tindakan memulihkan ekonomi seperti ini amat baik. Ditambah lagi, ini merupakan produk dalam negeri. Tindakan ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bersama membangkitkan ekonomi. Dengan demikian dari produk melon saja, kebutuhan bisa terpenuhi dengan teknologi yang canggih, berarti ada optimistis tinggi untuk kembali menumbuhkan perekonomian.

"Cukup sangat membantu luar biasa," ujarnya.

Ganjar juga yakin jika produk melon karya petani muda Kudus ini akan mampu menembus pasar ekspor. Mengingat kualitasnya yang luar biasa.

"Bahkan dunia juga bisa," ujar Ganjar.

Rangga menjelaskan konsep pertanian melon yang dia pakai merupakan wujud aplikasi teknologi di pertanian. Yakni dia menanam dengan sistem hidroponik, tanpa tanah supaya tidak mengandung kadar pupuk sama sekali.

Halaman
12
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas