Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dipukul Pakai Kayu, Amelia Polisikan ASN Pegawai Kecamatan Amanuban Selatan NTT

CN dilaporkan ke Polsek Amanuban Selatan atas dugaan penganiayaan terhadap Amelia dan Yena Sesatonis.

Dipukul Pakai Kayu, Amelia Polisikan ASN Pegawai Kecamatan Amanuban Selatan NTT
Istimewa
Nampak Amelia Neonane (56), korban penganiayaan yang dilakukan oknum ASN kantor Kecamatan Amanuban Selatan, Cha Nuban. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

TRIBUNNEWS.COM, SOE - Oknum Aparat Sipil Negara (ASN) Kantor Kecamatan Amanuban Selatan (Amsel), CN, dipolisikan seorang perempuan, Amelia Neonane (56), warga Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan.

CN dilaporkan ke Polsek Amanuban Selatan atas dugaan penganiayaan terhadap Amelia dan Yena Sesatonis.

Amelia yang ditemui Jumat (3/7/2020) di Kantor Sanggar Suara Perempuan (SSP) SoE mengatakan, kasus penganiyaan yang dialaminya terjadi pada Sabtu (27/6/2020) pagi.

Korban bersama sang cucu, Yena (9) sedang berada di sawah memanen padi.

Nampak Amelia Neonane (56), korban penganiayaan yang dilakukan oknum ASN kantor Kecamatan Amanuban Selatan, Cha Nuban.
Nampak Amelia Neonane (56), korban penganiayaan yang dilakukan oknum ASN kantor Kecamatan Amanuban Selatan, Cha Nuban. (Istimewa)

Saat korban sedang memanen padi, cucu korban menangkap ikan di kubangan air di sawah milik pelaku.

Karena ikan banyak, cucu korban meminta bantuan korban untuk menangkap ikan.

"Kebetulan sawah saya dan sawah pelaku letaknya berdekatan. Sawah pelaku sendiri sudah habis panen. Cucu saya bermain di kubangan air yang berada di sawah pelaku sambil menangkap ikan," ungkap Amelia.

Saat dirinya dan sang cucu sedang menangkap ikan, lanjut Amelia, datang pelaku membawa sebatang kayu.

Baca: Polisi Bakal Gelar Rekonstruksi Kasus Penyerangan dan Penganiayaan Kelompok John Kei

Baca: Pengakuan 4 Pelaku Penganiayaan Anjing di Bali: Dibakar di Belakang Kos-kosan untuk Dikonsumsi

Begitu berada di pinggir kolam, pelaku berteriak meminta korban dan anak-anak lainnya untuk ke luar dari kubangan air tersebut. Dia menyebut kubangan tersebut bukan kolam.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Pos Kupang
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas