Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengakuan Penganiaya Driver Ojol di Pekanbaru, Pukul Kepala Korban 2 Kali sebelum Terekam Kamera

Tersangka penganiayaan pengemudi ojek online sempat memukul kepala korban dua kali sebelum aksi itu terekam kamera.

Pengakuan Penganiaya Driver Ojol di Pekanbaru, Pukul Kepala Korban 2 Kali sebelum Terekam Kamera
tribunpekanbaru.com
Pelaku penganiayaan Driver Ojol (kaos oblong putih) diamankan di Polresta Pekanbaru pada Sabtu (4/7/2020) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Terungkap, tersangka penganiayaan pengemudi ojek online (ojol), Akbar Perdana (23) sempat memukul kepala korban dua kali sebelum aksi itu terekam kamera.

Hal itu disampaikan tersangka saat menjalani pemeriksaan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru kemarin, Senin (7/7/2020).

Pada saat adu mulut, tersangka memukul kepala korban yang bernama Mulyadi (43), sebanyak dua kali.

Namun, aksi tersebut belum sempat terekam oleh warga disekitar lokasi kejadian.

Kejadian itu hanya terekam oleh pengendara mobil saat tersangka memarahi dan menendang korban hingga terjungkal.

"Awalnya saya pukul kepalanya dua kali. Warga disekitar waktu itu cuma lihat saja. Gak lihat ada yang merekam. Ternyata pas saya nendang itu ada yang merekam terus viral," akui Akbar seperti dikutip dari Kompas.com.

Usai dipukuli dua kali, sebut dia, korban masih mengomel.

Akbar kemudian mengancam akan menembak korban.

"Ancaman menembak itu cuma omongan. Tapi, saya enggak bawa senjata apa-apa. Terbersit dari hati saja bilang ku tembak kau. Terus dia masih ngomel-ngomel, jadi waktu saya tendang pinggangnya. Dia terjatuh dan saya langsung pergi," kata Akbar.

Dia mengatakan, aksi penganiayaan dilakukan karena dipicu sakit hati.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas