Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Selain Memukul Pakai Gagang Cangkul, Faoza Tak Beri Istri Makan Minum Hingga Meninggal

Polisi menyebutkan kasus pembunuhan seorang wanita oleh suaminya di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara

Selain Memukul Pakai Gagang Cangkul, Faoza Tak Beri Istri Makan Minum Hingga Meninggal
Muhammad Nasrul/Tribun Medan
Pelaku pembunuhan terhadap istrinya Faoza Tulo (tengah) diamankan di Polsek Simpangempat, Karo, Selasa (7/7/2020). Polisi juga mengamankan barang bukti gagang cangkul yang digunakan pelaku memukul istrinya, 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Muhammad Nasrul

TRIBUNNEWS.COM, TANAH KARO -- Polisi menyebutkan kasus pembunuhan seorang wanita oleh suaminya di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara setelah disiksa selama 11 jam.

Kanit IV Satreskrim Polres Tanah Karo Ipda Codet Tarigan mengatakan, karena luka-luka yang dialami karena siksaan suami, Julian Lase meninggal karena selama penganiayaan sekitar 11 jam korban sama sekali tidak diberi makanan dan minum.

Faoza Tulo Hia alias Rizal, warga Dusun Jumanjulu, Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, tega menganiaya istrinya hingga tewas.

Informasi yang diterima, Faoza melakukan tindakan sadis tersebut karena terbakar api cemburu setelah menduga istrinya mulai main serong dengan pria lain.

Codet Tarigan, menjelaskan menurut pengakuan dari pelaku memang dirinya melakukan hal tersebut karena gelap mata.

Dirinya menyebutkan, berdasarkan kecurigaan itu pelaku lantas menginterogasi korban disertai aksi penganiayaan.

Baca: Usai Bunuh Istri, Faoza Minta Ditemani Kakak Menyerahkan Diri ke Polisi

Baca: Sadis, Bagaimana Rizal Membunuh Istri Sendiri Karena Terbakar Cemburu

Baca: Cemburu Buta Seorang Suami di Tanah Karo, Rizal Ikat dan Aniaya Istri Selama 12 Jam Hingga Tewas

"Pelaku ini cemburu, jadi sebelum dipukul dia (pelaku) sempat menanyai korban kenapa dia (korban) sering keluar malam. Setelah sempat cekcok, pelaku ini langsung mengikat korban," ujar Codet, Selasa (7/7/2020).

Codet menjelaskan, aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban terbilang cukup sadis.

Pasalnya, pelaku menganiaya korban sejak Senin (6/7/2020) sekira pukul 10.00 WIB, hingga sekira pukul 21.00 WIB. Bahkan, pelaku sempat menghajar korban menggunakan benda tumpul (gagang cangkul).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas