Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

virus corona

Selama Wabah Corona Di Ciamis Ada 943 Janda Baru, Perceraian Naik 5 Kali Lipat

Jumlah pemohon perkara cerai di Pengadilan Agama Kelas I A Ciamis meningkat tajam hingga PSBB dicabut belum lama ini.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS – Pengadilan Agama (PA) Ciamis, Jawa Barat mencatat selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak akhir Mei lalu tercatat kenaikan perceraian naik sebanyak 5 kali lipat.

Jumlah pemohon perkara cerai di Pengadilan Agama Kelas I A Ciamis meningkat tajam hingga PSBB dicabut belum lama ini.

Kenaikannya berkali lipat. Pendaftaran perkara tersebut dilakukan secara online maupun off line (manual).

Baca: Merasa Dibohongi, Ini Curhat Henny Mona Digugat Cerai Rio Reifan, Dulu Diminta Setia Mendampingi

Baca: Rio Reifan Gugat Cerai, Henny Mona Merasa Dibohongi

Baca: Belum Lama Cerai dari Suami Ketiga, Kalina Ocktaranny Malah Akui Masih Cinta Pada Suami Pertama

Pada bulan April ketika PSBB mulai diberlakukan jumlah pemohon atau pendaftar perkara di PA Ciamis hanya 281 permohonan.

Kemudian bulan Mei turun drastis jadi 178 perkara.

Setelah PSBB berakhir, jumlah pemohon perkara bulan Juni meningkat tajam jadi 766 perkara.

“Kenaikannya berlipat-lipat. Sampai 4 atau 5 kali lipat. Bulan Juni ada 766 permohonan perkara. Bahkan pekan pertama bulan Juli ini jumlah permohon perkara di PA Ciamis sudah mencapai 320 perkara,” ujar Ketua PA Ciamis, Drs H Anang Permana SH MH kepada para wartawan Rabu (8/7).

Sebelum virus Covid merebak di Tanah Air, pada bulan Januari jumlah perkara yang masuk di PA Ciamis sebanyak 698 perkara (586 di antaranya merupakan perkara gugat cerai).

Kemudian bulan Februari 624 perkara (534 perkara gugat cerai).

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas