Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Geger 3 Batu Cagar Budaya di Jatibarang Semarang Hilang, Diduga Dicuri

Sejauh ini, kata Ngatini, warga hanya merawat batu itu seadanya hanya membersihkan batu itu tanpa ada perawatan khusus

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Geger 3 Batu Cagar Budaya di Jatibarang Semarang Hilang, Diduga Dicuri
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Ngatini menunjukan lokasi hilangnya tiga batu cagar budaya berbentuk patung Ganesha, Lumpang dan ekor Ganesha di pertigaan Jalan Duduhan Raya atau perbatasan antara Kelurahan Jatibarang dan Kelurahan Mijen, Kamis (9/7/2020) pagi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng wan Arifianto

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Tiga batu cagar budaya di Kelurahan Jatibarang hilang dicuri.

Ketiga batu masing-masing berbentuk arca Ganesha, pecahan ekor Ganesha, dan Lumpang.

Diketahui benda itu bagian dari Candi Duduhan yang berlokasi tidak jauh dari ketiga batu yang hilang itu.

Benda cagar budaya itu masing-masing Ganesha dan Lumpang terletak persis di bawah pohon angsana.

Sedangkan satu batu berbentuk ekor Ganesha berada di samping gapura Kelurahan Jatibarang atau di pojok bangunan warung mie ayam.

Seorang warga Ngatini (62) menuturkan, tiga batu tersebut terletak di pertigaan Jalan Duduhan Raya yang berada di perbatasan antara Kelurahan Jatibarang dan Kelurahan Mijen.

Dua batu cagar budaya berbentuk patung Ganesha dan Lumpang yang didokumentasikan oleh warga di pertigaan Jalan Duduhan Raya atau perbatasan antara Kelurahan Jatibarang dan Kelurahan Mijen. (Istimewa)
Dua batu cagar budaya berbentuk patung Ganesha dan Lumpang yang didokumentasikan oleh warga di pertigaan Jalan Duduhan Raya atau perbatasan antara Kelurahan Jatibarang dan Kelurahan Mijen. (Istimewa) ()
Rekomendasi Untuk Anda

"Pertama yang mengetahui hilangnya batu bersejarah itu suami saya pada Rabu (8/7/2020) sekira pukul 05.00," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (9/7/2020).

Ngatini mengungkapkan, suaminya ketika itu hendak membuang sampah di seberang jalan tempat batu cagar budaya.

Lantas kaget ternyata batu tersebut tidak ada di tempatnya.

Suaminya kemudian menanyakan ke ketua RT dan warga sekitar namun mereka tidak ada yang mengetahui keberadaan batu tersebut.

"Masih ada bekas serpihan batu di pinggir jalan, orang yang mengambil batu pasti lebih dari tiga orang," tuturnya.

Baca: Prasasti Butulan Peninggalan Kerajaan Majapahit di Gresik Akan Dinobatkan Sebagai Cagar Budaya

"Batu itu sudah ada puluhan tahun di situ, yang menaruh di situ warga," bebernya.

Dia melanjutkan, hilangnya benda cagar budaya itu sempat membuat geger warga.

Pasalnya warga tidak menyangka, benda tersebut ada yang mencuri.

"Warga tidak tahu kalau benda itu ada nilai jualnya," ungkapnya.

Sejauh ini, kata Ngatini, warga hanya merawat batu itu seadanya.

Yakni hanya membersihkan batu itu tanpa ada perawatan khusus.

Baca: Dua Dokter Kakak Beradik di Semarang Meninggal karena Corona, Susul sang Ayah

Bahkan batu itu sempat dibuat taman kecil namun rusak karena ada pelebaran jalan.

"Warga juga bingung batu itu dilindungi atau memiliki nilai jual. Kami hanya merawat tanpa ada maksud tertentu," katanya.

Sedangkan Warga lain Nasikhin (29) mengaku, hilangnya batu cagar budaya tersebut diduga terjadi pada Rabu (8/7/2020) dinihari.

Sebab ada pengakuan warga ketika melintas di jalan itu masih melihat batu pada Selasa (7/7/2020) sekira pukul 00.00.

"Anak muda yang nongkrong di gang sebelah juga sempat melihat mobil pick up L 300 mondar mandir padahal sudah larut malam," jelasnya.

Kendati demikian, warga di lingkungan tersebut tidak menyangka bahwa setelah itu ada aksi pencurian batu cagar budaya.

"Jadi ketika pencurian warga hanya bisa kaget," terangnya.

Menurut Nasikhin, batu itu sudah ada di tempat tersebut mulai tahun 1991.

Sepengetahuan dia, benda itu dipindahkan warga dari candi Duduhan ke gang depan kampung atau lokasi saat ini.

Entah tujuan dan maksudnya dia kurang mengetahui.

"Mungkin kesalahan warga menaruhnya di pinggir jalan utama bukan di tengah pemukiman sehingga mudah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab," bebernya.(Iwn)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Geger 3 Batu Cagar Budaya di Jatibarang Semarang Hilang, Warga Sempat Lihat Pikap Mondar-mandir

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas