Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gadis yang Dinikahi Pria Difabel Jarak Usia 32 Tahun di Pinrang Ternyata Korban Pencabulan Ayah Tiri

SF dicabuli oleh ayah tirinya, S (39) sehingga diduga pernikahannya dengan B adalah akal-akalan ayah tiri untuk menutupi aksi bejatnya.

Gadis yang Dinikahi Pria Difabel Jarak Usia 32 Tahun di Pinrang Ternyata Korban Pencabulan Ayah Tiri
Istimewa/Kompas.com
Gadis berinisial SF (12) yang menikah dengan pria difabel, B (44) di Pinrang, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Gadis berinisial SF (12) yang menikah dengan pria difabel, B (44) di Pinrang, Sulawesi Selatan, ternyata korban pencabulan.

SF dicabuli oleh ayah tirinya, S (39) sehingga diduga pernikahannya dengan B adalah akal-akalan ayah tiri untuk menutupi aksi bejatnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Prawira Nagara.

"Pernikahan terpaut usia 33 (32 -red) tahun itu setelah kami dalami ternyata itu modus menutup aib yang dilakukan ayah tiri kepda mempelai perempuan. “ ujar Prawira kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).

Baca: Kisah Pernikahan Inspiratif Pria Disabilitas yang Terus Perjuangkan Cintanya meski Dapat Penolakan

Baca: POPULER: Kisah Cewek Menakuti Pria Iseng | Ibu Ngamuk di Pernikahan | Tukang Parkir Nekat

Berdasarkan pengakuan korban, ayah tiri telah mencabuli sejak usia 10 tahun.

“Pernikahan itu hanya menutupi aib kelakuan ayah tiri karena telah melakukan kekerasan seksual selama dua tahun terakhir. Ia kemudian menikahkan sang anak tiri dengan bujang berusia 44 tahun Tuna Netra dari Makassar,” jelas Prawira.

Celakanya pencabulan itu diketahui ibu kandung korban, Asia.

Asia takut melaporkan perbuatan suaminya karena diancam akan diceraikan.

“Ibu kandung korban takut untuk membuka aib itu. Mereka kemudian merencanakan menikahkan sang anak karena kebetulan saudara B datang ke Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, untuk mencari pasangan hidup," tuturnya.

Di hadapan polisi, tersangka kerap mengancam korban jika perbuatan bejatnya diketahui orang lain.

“Terakhir dia sempat lagi melakukan itu saat SF belum dinikahkan dengan saudara B,“ aku Sappe di depan Polisi.

Polisi menangkap S di kediamannya saat beristirahat usai bekerja sebagai sopir truk.

S dijerat Pasal 81 ayat 3 UU Ri tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 36 B, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Kompas.com/Suddin Syamsuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gadis yang Dinikahi Penyandang Disabilitas di Pinrang Ternyata Korban Pencabulan Ayah Tiri"

 
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas