Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Curi Celana Dalam Mantan Istri Untuk Guna-guna, Pria di Lombok Timur Diamuk Massa Hingga Luka Parah

Pria di Desa Lendang Nangka, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat mencuri celana dalam mantan istrinya

Curi Celana Dalam Mantan Istri Untuk Guna-guna, Pria di Lombok Timur Diamuk Massa Hingga Luka Parah
(Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)
Ilustrasi celana dalam. 

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK TIMUR - Seorang pria di Desa Lendang Nangka, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat mencuri celana dalam mantan istrinya untuk jampi-jampi agar bisa kembali rujuk.

Namun, niat pelaku berinisial A (47) untuk mencuri celana dalam mantan istrinya S (35) gagal.

Aksinya tersebut dipergoki mantan istrinya S.

"Menurut pengakuan A, setelah dipergok oleh S mantan istrinya, (celana dalam tersebut) mau dipakai atau dijadikan guna-guna agar mantan istrinya mau kembali lagi," kata Kapolsek Masbagek AKP Zen Basri, Jumat (17/7/2020).

Baca: Fakta-Fakta Pria Lombok Ini Diamuk Warga Usai Curi Pakaian Dalam Mantan Istri

Basri menuturkan, akibat perbuatannya itu, pelaku kemudian diamuk massa hingga mengalami luka berat di tubuhnya.

Pelaku mengalami luka di bagian punggung, belakang telinga, dan telinga kiri.

Selain itu yang paling fatal, tangan kiri pelaku putus akibat senjata tajam dari amukan warga.

Kejadian berawal dari kecurigaan mantan istrinya S atas hilangnya selembar celana dalamnya yang diduga dicuri pelaku.

Baca: Ibu Mengamuk di Pernikahan Daerah Lombok, Ternyata Marah karena Tak Diberitahu Jam Acara

Kecurigaan korban tersebut kemudian membuat korban geram lalu mendatangi rumah pelaku bersama warga lainnya.

Hingga di rumah pelaku, warga menanyakannya kepada pelaku atas dugaan perbuatan yang dilakukan kepada S.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas