Tribun

Korban Meninggal Banjir Bandang Luwu Utara Capai 35 Orang, Ini Identitasnya

Muslim menyebutkan, ada satu nama yang sebelumnya dirilis meninggal ternyata belum ditemukan

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Korban Meninggal Banjir Bandang Luwu Utara Capai 35 Orang, Ini Identitasnya
PMI Palopo
Palang Merah Indonesia (PMI) Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur menembus medan berat menyisir lokasi banjir bandang di Luwu Utara 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNNEWS.COM, MASAMBA - Korban ditemukan tewas  akibat banjir bandang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terus bertambah.

Hingga malam ini, sudah 35 mayat ditemukan.

Itu berdasarkan data dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara.

"Data masuk sudah 35, tambahan empat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Muslim Muchtar, Jumat (17/7/2020) malam.

Muslim menyebutkan, ada satu nama yang sebelumnya dirilis meninggal ternyata belum ditemukan.

Baca: Kampung Halamannya di Luwu Utara Dilanda Musibah Banjir Bandang, Evi Masamba Galang Donasi

"Atas nama Nina Saad masih hilang. Walau ada tambahan empat, korban meninggal baru 35 karena data kemarin 32 kita kurangi satu," jelas Muslim.

Adapun empat mayat ditemukan hari ini di Desa Radda dan Desa Meli.

Tiga mayat perempuan dan satu laki-laki.

"Tiga mayat identitasnya belum diketahui, satu bernam Misna," katanya.

Berikut nama, umur, jenis kelamin, dan alamat korban meninggal.

1. Gandi (35) LK Pontaden

2. Askar (49) LK Pontaden

3. Nahmu (47) LK Radda

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas