Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kantor PAC PDIP Bogor Dilempar Bom Molotov, Beberapa Bagian Rumah Dikabarkan Rusak

Dalam peristiwa pelemparan diduga bom molotov ini, sejumlah barang hingga beberapa bagian bangunan rumah mengalami kerusakan

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kantor PAC PDIP Bogor Dilempar Bom Molotov, Beberapa Bagian Rumah Dikabarkan Rusak
church.ua
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Insiden penyerangan terjadi di Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kota Bogor di Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (28/7/2020).

Kantor cabang tersebut dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.

Baca: 60 Persen Penyintas Bom Atom Jepang Kesulitan Melanjutkan Aktivitas

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi.

Rumah basis PAC ini dimiliki oleh Rosenfield yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bogor.

Diperkirakan ada tiga buah bom molotov yang dilempar oleh orang tak dikenal tersebut.

Dalam peristiwa pelemparan diduga bom molotov ini, sejumlah barang hingga beberapa bagian bangunan rumah mengalami kerusakan.

Saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Rosenfield membenarkan kejadian ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Iya betul, ada pelemparan bom molotov," kata Rosenfield saat dihubungi TribunnewsBogor.com via sambungan telepon, Selasa (28/7/2020).

Sementara ini, dia mengaku belum bisa membeberkan secara detil terkait peristiwa tersebut.

Baca: Kantor PDIP Megamendung Kabupaten Bogor Dilempari Bom Molotov

Para kader PDIP pun langsung berdatangan ke lokasi pelemparan bom molotov tersebut.

"Nanti ya, saya lagi banyak tamu," singkat Rosenfield.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul: BREAKING NEWS - Basis PAC PDIP di Puncak Bogor Dilempari Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas