Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Panjat Pohon Kelapa Selama 10 Jam setelah Bunuh 2 Anaknya, Sembunyi Sambil Bawa Parang

APJ (25), warga Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditangkap polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in Pria Ini Panjat Pohon Kelapa Selama 10 Jam setelah Bunuh 2 Anaknya, Sembunyi Sambil Bawa Parang
wytv.com
Ilustrasi- APJ (25), warga Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditangkap polisi. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang pria memanjat pohon selama 10 jam setelah membunuh dua anaknya.

Pelaku yang membawa parang menolak saat diminta turun oleh warga.

Polisi dan petugas pun akhirnya menebang pohon tersebut.

APJ (25), warga Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditangkap polisi.

APJ tega membunuh dua anaknya yang masih balita, YBO (3) dan ABD (2) pada Selasa (4/8/2020).

Setelah membunuh dua anaknya itu, APJ bersembunyi di puncak pohon kelapa sambil membawa parang.

APJ bertahan di puncak pohon kelapa itu sekitar sepuluh jam.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi bersama warga terpaksa menebang pohon kelapa itu untuk meringkus APJ.

Baca: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Terhadap Wanita di Apartemen Depok

Baca: Rumah yang Jadi TKP Pembunuhan Pasutri di Tegal Masih Jadi Perhatian Warga

"Tadi sudah diamankan dan langsung dibawa ke Larantuka guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapolres Flores Timur, AKBP I Gusti Putu Suka kepada Kompas.com, Rabu (5/8/2020).

Putu menjelaskan, pelaku berada di atas pohon kelapa sejak Selasa, pukul 22.00 WITA.

Polisi dan masyarakat setempat telah berusaha membujuk APJ untuk turun dari persembunyiannya.

Akan tetapi, pelaku menolak turun dan tak mau menyerahkan diri.

APJ tetap bertahan di pohon hingga Rabu (5/8/2020) pagi.

Polisi dan warga pun menebang pohon saat pelaku masih berada di puncak.

Pelaku jatuh bersama dengan pohon kelapa yang tumbang itu.

"Tepat pukul 07.50, pelaku berhasil diamankan," jelas Putu.

Sebelumnya diberitakan, APJ memanjat pohon kelapa untuk bersembunyi usai membunuh dua anaknya yang masih balita.

Warga dan polisi telah berusaha membujuk pelaku turun sejak semalam.

Pelaku yang membawa parang itu tak mau menyerahkan diri dan bertahan di puncak pohon kelapa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Jam Bersembunyi di Puncak Pohon Kelapa, Pria yang Bunuh 2 Anaknya Ditangkap"

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas