Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibu Hamil Kena Begal di Palembang, Ditodong Golok Lalu Didorong hingga Jatuh dari Motor

Sementara itu, pelaku mengaku nekat membegal ibu hamil lantaran tak memiliki uang untuk makan

Ibu Hamil Kena Begal di Palembang, Ditodong Golok Lalu Didorong hingga Jatuh dari Motor
IST
Ilustrasi begal 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu hamil bernama Nurul (22) menjadi korban pembegalan di Palembang, Sumatera Selatan.

Nurul dipepet, ditodong dengan golok, hingga akhirnya terjadi dari sepeda motor yang ia naiki.

Kini Polrestabes Palembang menangkap YF (23) yang merupakan pelaku dalam aksi begal itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang AKBP Nuryono mengatakan, kejadian itu berlangsung di kawasan Jalan KH Azhari di depan Lorong Pedatuan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang.

Ketika itu, korban yang sedang mengendarai sepeda motor mendadak dipepet oleh pelaku. 

Baca: Ibu Hamil dan Suami Tewas Kecelakaan saat akan Periksa Kandungan, 4 Tahun Tunggu Kehadiran Buah Hati

Baca: Kakak Sepupu Sodomi Lalu Bunuh Saudaranya Bocah Kelas 2 SD, gara-gara Dendam dengan Ayah Korban

Bahkan, pelaku sempat mengeluarkan golok untuk menghentikan sepeda motor korban.

"Korban ketakutan karena ditodong menggunakan golok, sehingga ia menghentikan motornya. Setelah itu, pelaku mendorong korban sampai jatuh dan mengambil tas korban berisi handphone dan uang Rp 700.000," kata Nuryono saat melakukan gelar perkara, Jumat (7/8/2020).

Nuryono menyebutkan, meski telah didorong hingga terjatuh, kandungan korban tak mengalami masalah.

Seusai kejadian itu, Nurul langsung membuat laporan ke Polrestabes Palembang.

Baca: Ibu Hamil di Palembang jadi Korban Pembegalan, Korban Didorong hingga Terjatuh dari Motor

"Hasil pemeriksaan, pelaku ini sudah lima kali beraksi dengan modus yang sama. Kita juga menembak kaki tersangka karena mencoba melawan ketika akan ditangkap," kata Nuryono.

Sementara itu, pelaku mengaku nekat membegal ibu hamil lantaran tak memiliki uang untuk makan. Sedangkan dirinya sendiri tidak bekerja.

"Golok itu saya bawa dari rumah, memang mau mencari korban, karena saya tidak ada uang untuk makan. Saya sudah lima kali beraksi," kata YF.

Atas perbuatannya, YF dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.
Kasus begal sadis di Palembang sudah terjadi beberapa kali.

Sebelumnya, seorang pedagang cilok bernama Bambang Sutrisno (45) tewas ditembak dua pelaku begal saat berboncengan bersama istrinya di Jalan Palembang-Betung Kilometer 16, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Sabtu (27/6/2020). (Kompas.com/Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begal Sadis di Palembang Terjadi Lagi, Ibu Hamil Jatuh dari Motor"

Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas