Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nenek di Majalengka Tewas di Tangan Perampok, Pelaku Cewek ABG Tetangga Korban

Dari rumah korban, kawanan perampok ini, menggondol emas seberat 32 gram, 1 unit televisi, 3 buah tabung gas LPG dan 1 buah handphone.

Nenek di Majalengka Tewas di Tangan Perampok, Pelaku Cewek ABG Tetangga Korban
kantipurnetwork.com
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNNEWS.COM - Maemunah (68), warga Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, tewas di tangan perampok.

Pelakunya dua wanita muda yang merupakan tetangga korban. Inisialnya IN (19) dan ER (18). Mereka merampok bersama lima orang lainnya, berinisial RF, IW, FA, RM, dan UD.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswono DC Tarigan, mengungkapkan peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari rumah korban, kawanan perampok ini, menggondol emas seberat 32 gram, 1 unit televisi, 3 buah tabung gas LPG dan 1 buah handphone.

Baca: Polisi Ungkap Pembunuhan Raja Adat, Masih Kerabat Sendiri

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp 20 jutaan," tutur AKP Siswono Tarigan, Rabu (12/8/2020).

Aksi kawanan rampok itu ketahuan oleh korban. Dalam kondisi panik, IN dan ER memdekati korban lalu mencekiknya.

Baca: Tak Terima Dituduh Selingkuh, Seorang Istri di India Ikat Sang Suami dan Menyiramkannya Air Keras

Baca: Tak Masalah Ditahan, Jerinx SID Singgung Ibu yang Kehilangan Anak karena Prosedur Rapid Test

Korban sempat berontak, tapi tenaganya kalah dengan kedua wanita yang masih tetangganya itu.

"Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar dengan posisi terbaring," ujar Kapolres saat konferensi pers, Rabu (12/8/2020).

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Sarah (50) warga setempat. Penemuan itu berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB atau selang 12 jam setelah kejadian.

ilustrasi penjara
ilustrasi penjara (shutterstock)

"Saat itu, saksi mendatangi rumah korban, karena biasanya korban selalu mengantarkan makanan ke sawahnya yang sedang di garap oleh suami saksi," ucapnya.

Namun hari itu, korban tidak ada dan pada saat saksi sampai di rumah korban ia memanggil korban 'Mak Mae' beberapa kali. Namun korban tidak menjawab, lalu Sarah memembuka pintu depan rumah korban, tapi kondisinya terkunci.

"Lalu saksi melihat pintu belakang dalam keadaan terbuka kemudian saksi masuk dan melihat pintu kamar terbuka.
Saksi Sarah melihat korban dalam keadaan terbaring lalu saksi menghampirinya dan memanggil korban Mak Mae, sambil menyentuh korban, namun korban tidak menjawab. Karena panik, Sarah memanggil tetangga, lalu saksi dan tetangga melihat dan mengecek ternyata korban sudah meninggal dunia," jelasnya.

Dalam kasus ini, pata tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman ukuman 12 tahun penjara.
Sementara, sebanyak 6 orang penadah tersebut, Polres Majalengka menjerat dengan Pasal 480 KUHP diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Eki Yulianto)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Dua Wanita Jadi Otak Perampokan dan Pembunuhan Nenek Maemunah, Perhiasan Emas Digondol

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas