Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seorang Juru Parkir Tewas Dibunuh Kakak Beradik di Depan Anak Kandung, Gara-gara Utang Narkoba

Seorang juru parkir di Palembang, Sumatera Selatan, tewas dibunuh oleh dua kakak beradik, lantaran diduga terlibat utang terkait transaksi narkoba.

Seorang Juru Parkir Tewas Dibunuh Kakak Beradik di Depan Anak Kandung, Gara-gara Utang Narkoba
DNA India
ILUSTRASI- Seorang juru parkir di Palembang, Sumatera Selatan, tewas dibunuh oleh dua kakak beradik, lantaran diduga terlibat utang terkait transaksi narkoba. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang juru parkir tewas dibunuh oleh dua kakak beradik.

Pembunuhan diduga dipicu utang transaksi narkoba.

Korban bernama Azhari tewas dikeroyok kedua pelaku di hadapan anak kandungnya di Jembatan Musi IV, Kelurahan Lawang Kidul, Ilir Timur II, Palembang, pada Senin (10/8/2020).

Korban mengalami luka tusuk di wajah dan punggung akibat sabetan celurit dan tombak. 

Setelah dilakukan penyelidikan, Polsek Ilir Timur II Palembang akhirnya menangkap kedua pelaku yakni MD alias Keling (40) dan D (37) di tempat persembunyian mereka.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ilir Timur II Palembang Ipda Ledi mengatakan, dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan itu terkait utang narkoba.

Awalnya, MD hendak menagih utang Rp 500.000 kepada teman korban.

Baca: Santet Tak Mempan, Sekretaris di Bekasi Rencanakan Pembunuhan pada Bos Roti asal Taiwan

Baca: Misteri Pembunuhan Janda di Sidoarjo Terungkap, Irine Dihabisi Pacar Karena Bau Sperma di Sofa

Baca: Tak Diberi Uang Belanja, Alasan Seorang Istri di Bengkulu Rekayasa Pembunuhan Suaminya

Namun, Azhari mendadak marah dan menantang pelaku untuk berkelahi hingga akhirnya pembunuhan itu terjadi.

"Antara pelaku dan korban ini sempat bertemu di TKP untuk duel. Korban mengajak anaknya, sementara tersangka MD mengajak adiknya D. Di sana korban tewas usai tekena tombak dan celurit. Motifnya karena utang narkoba," kata Ledi saat melakukan gelar perkara, Rabu (12/8/2020).

Ledi menjelaskan, duel berdarah itu terjadi karena tersangka MD merasa tertantang dengan ucapan korban.

"Sehingga mereka akhirnya bertemu di jembatan untuk berduel dan korban tewas. Persoalan narkoba dalam perkara ini juga akan kita selidiki," ujar Ledi.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duel karena Utang Narkoba, Seorang Juru Parkir di Palembang Tewas "

Ikuti kami di
Editor: Miftah
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas