Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hadapi Sidang Perceraian dengan Istrinya, Pria Ini Pukul Saksi karena Sakit Hati

Pelakunya DE (28), warga Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau. Ia sudah diamankan polisi atas kasus penganiayaan tersebut.

Hadapi Sidang Perceraian dengan Istrinya, Pria Ini Pukul Saksi karena Sakit Hati
SCIENCE PHOTO LIBRARY
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNNEWS,COM - Seorang saksi dalam sidang kasus perceraian di Pengadilan Agama Kota Dumai, jadi korban penganiayaan.

Pelakunya DE (28), warga Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau. Ia sudah diamankan polisi atas kasus penganiayaan tersebut.

Korban berinisial AW, mengalami luka-luka akibat dianiaya oleh pelaku.

Kapolsek Dumai Timur Kompol Ade Rizaldi mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana penganiayaan.

Baca: Pelaku Penganiayaan Balita di Sleman DItangkap, Tersangka Orang Dekat Ibu Korban

"Tersangka DE melakukan penganiayaan karena sakit hati, sebab korban menjadi saksi di persidangan cerai antara tersangka dengan istrinya," ungkap Ade kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/8/2020).

Dipukul saat tunggu sidang

Ade menjelaskan, kasus itu terjadi pada Selasa (11/8/2020) siang.

Mulanya, AW yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis datang ke Kantor Pengadilan Agama Kota Dumai untuk menjadi saksi pada persidangan perceraian antara tersangka DE dengan istrinya.

"Saat korban sedang menunggu dimulainya persidangan di kantin PA Kota Dumai, tersangka menghampiri korban dan memukul kepala, dada dan muka korban tiga kali dengan menggunakan tangan," sebut Ade.

Baca: Penembakan di Kelapa Gading, Seorang Pengusaha Tewas, Pelaku Kabur Sempat Dikejar Sekuriti

Baca: Penembakan di Kelapa Gading, Korban Sempat Berusaha Lari Saat Ditodong Senjata Api

Korban mengalami luka memar pada bagian wajah dan badannya.

Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polsek Kota Dumai. Tak lama setelah mendapat laporan, polisi menangkap DE pada hari itu juga.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, DE akan kita jerat dengan Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun," sebut Ade.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Saksi Sidang Cerai Dipukul Saat Tunggu Persidangan, Pelakunya Mengaku Sakit Hati

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas