Bumil di Sragen Positif Covid-19, Tak Ada Riwayat Perjalanan
Ibu hamil (bumil) inisial D K (25) warga Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen terkonfirmasi Covid-19,
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Ibu hamil (bumil) inisial D K (25) warga Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen terkonfirmasi Covid-19, Kamis (20/8/2020).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto ketika dihubungi Tribunjateng.com.
"Bumil ini tidak ada riwayat perjalanan, saat ini sudah dirujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo setelah sebelumnya dirawat di RS Gemolong," kata Hargi.
Baca: Guru SD di Pati Meninggal Karena Covid-19, Bupati Langsung Menelusuri Penyebabnya
Selain itu Hargi juga mengatakan terdapat enam kasus baru terkonfirmasi Covid-19 lainnya yang merupakan Asimtomatik atau tanpa gejala.
Selanjutnya ialah ibu berinisial S (33) dengan alamat di KTP dari Jayapura Utara. S dinyatakan positif setelah dilakukan swab usai melahirkan.
"Postpartum (pendarahan pasca persalinan) di rapid test reaktif dilanjutkan swab test dan keluar hari ini dengan hasil positif Covid-19," kata Hargi.
Baca: Daftar 46 Daerah yang Jumlah Kasus Aktif Covid di Bawah 10 Persen
Tambahan lainnya ialah anak-anak dari Kecamatan Sambirejo berinisial K H R (9).
K H R memiliki riwayat dari Kota Bima, NTB bersama orangtuanya.
Hargi menyampaikan K H R beserta orang tuanya jalani rapid test setelah pulang ke Sragen, namun hasil K H R reaktif dan dilanjutkan swab.
Sisa empat tambahan lainnya merupakan hasil tracing dari pasien positif Covid-19 sebelumnya dari tiga kecamatan.
Baca: Sekolah Bisa Ditutup Kembali Jika Terjadi Kasus Penularan Covid-19
Hasil tracing pertama dari Sine, Sragen berinisial R A W (30), kedua dari Kecamatan Masaran berinisial J (43).
"J merupakan adik dari pasien positif Covid-19 T H yang mendampingi perjalanan dari Medan dan mengantar ke RS Kasih Ibu," kata Hargi.
Selanjutnya hasil tracing di Kecamatan Tanon yakni dua ibu-ibu berinisial M (65) dan S (51) yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 berinisial MI.
Selain itu juga terdapat kabar duka dimana pasien positif Covid-19 berinisial T H M (48) warga Jasem, Sidoharjo dinyatakan meninggal dunia.
"Almarhum dinyatakan positif (16/8/2020) lalu dan meninggal hari ini. Almarhum memiliki penyakit bawaan yakni diabetes melitus," kata Hargi.
Berita duka ini dibarengi dengan tiga pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Pertama ialah istri salah satu Kades di Kecamatan Gemolong berinisial J.
Selanjutnya customer servis RSUD dr. Soehadi Prijonegoro berinisial A Y (29) warga Karangmalang dan terakhir ialah seorang ibu berinisial S (42) warga Kecamatan Sukodono.
Hingga data per hari ini, angka kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Sragen 160 orang, sebanyak 53 orang menjalani perawatan.
43 di antaranya Asimtomatis dan menjalani karantina di Technopark Sragen dan ruang isolasi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan 10 dirawat di RS.
Sebanyak 96 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 11 orang meninggal dunia. Kasus suspek sebanyak 197, dirawat 9 orang, 35 meninggal dunia dan 153 sembuh.
Kontak erat sebanyak 269 orang, sedangkan Pelaku Perjalanan yang menjalani isolasi mandiri 209 orang.
Total PCR atau swab test sejauh ini mencapai 2.063 sebanyak 394 orang masih menunggu hasil. (Mahfira Putri Maulani)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kasus Covid-19 di Sragen Meroket, 11 Orang Meninggal, Hari Ini Ibu Hamil Positif Corona
Baca tanpa iklan