Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa Magnitudo 6,9 di Laut Banda: Tidak Berpotensi Tsunami dan Terasa hingga Maluku

Gempa bermagnitudo 6,9 mengguncang wilayah Laut Banda pada pukul 11.09 WIB, Jumat (21/8/2020).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Gempa Magnitudo 6,9 di Laut Banda: Tidak Berpotensi Tsunami dan Terasa hingga Maluku
Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, AMBON - Gempa bermagnitudo 6,9 mengguncang wilayah Laut Banda pada pukul 11.09 WIB, Jumat (21/8/2020).

Gempa juga dirasakan oleh warga di sejumlah daerah di wilayah Maluku, seperti di Kecamatan Banda, Maluku Tengah, Kabupaten Buru, dan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Gempa di sini cukup kuat getarannya tadi pas memasuki shalat Jumat,” kata Abdullah, salah satu warga Kairatu saat dihubungi, Jumat.

Baca: Info BMKG: Gempa Bumi M 6,9 Guncang Larantuka NTT Jumat Siang, Tak Berpotensi Tsunami

Baca: BMKG Ungkap 2 Kemungkinan Penyebab Gempa Doublet di Bengkulu

Meski getaran dirasakan cukup kuat, gempa tersebut tidak menimbulkan kepanikan.

“Tidak ada yang panik mungkin karena sudah biasa merasakan gempa. Soalnya di sini kan hampir setiap hari ada gempa,” ujarnya.

Ifan Umasugi, salah satu warga Namlea, Kabupaten Buru, mengatakan, gempa sempat dirasakan warga di wilayah itu. Namun, getarannya tidak terlalu kuat.

”Kita di sini juga rasa tapi tidak terlalu kuat,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin menjelaskan, gempa M 6,9 berpusat di Laut Banda pada kedalaman 586 km dengan lokasi 6,84 lintang selatan dan 123,48 bujur timur.

“Jaraknya itu 165 km bagian tenggara Buton, Sulawesi Tenggara. Tapi lebih dekat dengan Maluku tepatnya di Laut Banda,” ujar Andi.

Gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya defomasi atau penyesaran pada lempeng yang tersubdiksi di bawah Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault,” katanya.

Selain dirasakan di sejumlah daerah di Maluku, getaran gempa juga dirasakan hingga Kota Bima, Kupang, Ternate, Alor, dan Kencari.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat diimbau tidak perlu khawatir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Magnitudo 6,9 di Laut Banda Terasa hingga Maluku "

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas