Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cara Polisi Ungkap Pelaku Penembakan di Kelapa Gading, Bermula NL Pura-pura Kesurupan Arwah Korban

Kasus penembakan Pengusaha Bidang Pelayaran, Sugianto (51) di Ruko Royal Gading Square rupanya didalangi oleh karyawati administrasinya bernama NL.

Cara Polisi Ungkap Pelaku Penembakan di Kelapa Gading, Bermula NL Pura-pura Kesurupan Arwah Korban
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Suasana rekonstruksi kasus penembakan pengusaha pelayaran di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penembakan Pengusaha Bidang Pelayaran, Sugianto (51) di Ruko Royal Gading Square rupanya didalangi oleh karyawati administrasinya bernama NL.

Setelah delapan hari kematian Sugianto Kamis (13/8/2020), polisi akhirnya berhasil menangkap 12 tersangka yang terlibat dalam kasus penembakan.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Rabu (26/8/2020), terungkapnya pelaku pembunuhan ini bermula dari aksi NL yang berpura-pura kesurupan.

tribunnews
Rekonstruksi perencenaan pembunuhan yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/8/2020) Pelaku pembunuhan bos di Kelapa Gading, NL sempat memeragakan dirinya sempat kerasukan nyawa ayahnya. (Warta Kota)

 Tipu Daya Otak Penembakan di Kelapa Gading, Kesurupan Arwah Korban saat Diperiksa Polisi soal Motif

 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan bahwa sudah dua kali NL melakukan aksi pura-pura kesurupan di depan polisi.

Pertama ada saat polisi tengah mengorek keterangan dari NL beberapa hari yang lalu.

NL berpura-pura kerasukan arwah Sugianto.

Saat itu, NL yang berpura-pura kerasukan Sugianto mengatakan bahwa bos itu dibunuh karena persaingan bisnis.

"Pada saat pemeriksaan sempat kesurupan dan mengarahkan ke salah satu motif," kata Wirdhanto di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/8/2020).

 

"Jadi kesurupan arwah korban dan menyampaikan bahwa ini adalah pelakunya adalah masalah persaingan bisnis," sambungnya.

Lalu aksi pura-pura kesurupan NL juga dilakukan saat pemakaman korban pada Minggu (16/8/2020).

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI >>>

Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas