Tribun

Suami Istri di Bekasi Nekat Gelar Dangdutan, Banyak Penonton Tak Pakai Masker, Begini Nasibnya

Acara itu digelar dalam pesta pernikahan di Kampung Ciketing Asem, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Minggu (23/8/2020)

Editor: Ifa Nabila
Suami Istri di Bekasi Nekat Gelar Dangdutan, Banyak Penonton Tak Pakai Masker, Begini Nasibnya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Tangkapan layar video konser dangdut di Keluragan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri di Bekasi nekat menggelar acara dangdutan yang dihadiri banyak orang di tengah pandemi Covid-19.

Acara itu digelar dalam pesta pernikahan di Kampung Ciketing Asem, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Minggu (23/8/2020) malam.

Acara itu pun dibubarkan polisi hingga kini penyelenggara minta maaf.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Pasangan itu telah minta maaf di hadapan camat, lurah, hingga kapolsek setempat.

Baca: Nekat Tak Pakai Masker saat Hajatan, 3 Warga Madiun Positif Corona Tanpa Gejala

Pasangan tersebut dipangggil ke kantor polisi untuk menjelaskan alasan mereka menggelar dangdutan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kan sudah kami peringatin dan terakhir mereka sudah minta maaf katanya,” ujar Rahmat kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).

Rahmat mengatakan, kasus adanya warga menggelar dangdutan itu akan jadi pelajaran ke depan untuk memperketat izin gelar hajatan.

Ia mengatakan, warga yang hendak menggelar hajatan harus memperhatikan tempat dan kapasitas orang yang datang.

Hajatan juga harus mematuhi protokol kesehatan, mulai dari menyediakan tempat cuti tangan hingga tamu yang datang harus menggunakan masker.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas