Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Diusir dari Kos karena Telat Bayar, Pasutri Ini Terpaksa Tinggal di Gerobak Sampah dengan Bayinya

Sepasang suami istri di Samarinda, Kalimantan Timur, terpaksa tinggal di gerobak sampah karena tidak memiliki tempat tinggal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Diusir dari Kos karena Telat Bayar, Pasutri Ini Terpaksa Tinggal di Gerobak Sampah dengan Bayinya
KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON
Pasangan suami istri, Andika Pratama dan Yanti dan bayinya Muhammad Aditya Pratama saat ditemui di rumah singgah Jalan Dr Soetomo, Samarinda, Kaltim, Kamis (3/9/2020). 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Sepasang suami istri di Samarinda, Kalimantan Timur, terpaksa tinggal di gerobak sampah karena tidak memiliki tempat tinggal.

Pasangan tersebut yakni Andika Pratama (35) dan Yanti (32).

Tak hanya berdua, suami istri itu juga membawa bayinya yang baru berusia satu bulan untuk tinggal di gerobak sampah.

Mereka tidak tahu harus tinggal di mana setelah diusir oleh pemilik indekos.

Andika dan Yanti diusir lantaran telat bayar 10 hari.

Andika bersama istri dan anaknya hanya tidur beralaskan baliho di tepi Jalan Belatuk, Samarinda.

 VIRAL Video Ibu Emosi & Cambuk Anaknya yang Tak Paham saat Diajari Matematika, Ini Kata Polisi

 Video Viral Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan, Luka Sayat di Leher Putuskan Jalur Napas

Mereka pun merasakan panasnya terik matahari dan dinginnya air hujan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Satu (baliho) buat alas dalam gerobak dan satunya buat tutup bagian,

atas agar tak panas dan kehujanan,” ungkap Andika saat ditemui Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Ketiganya masih sering kebasahan saat hujan, karena hanya mengandalkan baliho sebagai alat teduh.

HALAMAN SELANJUTNYA =======>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas