Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Teringat Bullying 3 Tahun Lalu, Pria Ini Nekat Tikam Temannya Sendiri saat Pesta Pernikahan

Berita penusukan di Desa Bailingu Timur, Kecamatan Sekayu, Banyuasin, Sumatera Selatan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Teringat Bullying 3 Tahun Lalu, Pria Ini Nekat Tikam Temannya Sendiri saat Pesta Pernikahan
Tangkap layar channel YouTube tvOne
Kapolsek Sekayu Kota, Iptu Adhe Nurdin 

TRIBUNNEWS.COM - Pesta perkawinan di Desa Bailingu Timur, Kecamatan Sekayu, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (11/10/2020) lalu mendadak geger setelah seorang tamunya tewas tertikam.

Korban IS tewas setelah ditusuk teman sepermainan berinisial K.

Kapolsek Sekayu Kota, Iptu Adhe Nurdin dikutip dari tayangan Program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne menjelaskan kronologi insiden berdarah ini.

Adhe menyebut awalnya korban IS mendatangi pesta pernikahan di desanya.

Saat itulah pelaku K melihat IS di lokasi tersebut.

Baca juga: Menilik Gubuk Lokasi Pembunuhan Bocah dan Pemerkosaan Ibu Muda di Aceh Timur, Ada Darah di Bantal

Baca juga: Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan di Aceh Timur, Pelaku Tenteng Samurai Saat Hendak Ditangkap Polisi

Baca juga: Warga Ikut Kepung Pelaku Pemerkosaan Ibu Muda & Pembunuhan Anak saat Ditangkap, Berbekal Kayu

"Kemudian timbul niat membunuh korban saat pelaku teringat dengan kejadian 3 tahun yang lalu."

"Bawasanya korban sering mengolok-olok atau mem-bully pelaku," kata Adhe.

Rekomendasi Untuk Anda

Adhe melanjutkan, kemudian pelaku K mengambil senjata tajam di rumahnya.

K juga sempat berpamitan kepada sang ibu dan menitipkan pesan dirinya tidak akan kembali ke rumah dan tidak perlu mencarinya.

"Setelah meninggalkan rumah dan pamit, tersangka langsung mendatangi korban di tempat pesta tersebut, langsung menghampiri dan langsung melakukan penusukan," kata Adhe melaporkan.

IS dan K Berteman Sejak SMP

Kapolsek Sekayu Kota, Iptu Adhe Nurdin
Kapolsek Sekayu Kota, Iptu Adhe Nurdin (Tangkap layar channel YouTube tvOne)

Berdasarkan pemeriksaan, IS dan K merupakan teman sepermainans sejak SMP.

Sedangkan keseharian pelaku merupakan pelajar SMK di Kecamatan Sekayu.

"Korban diketahui sudah tidak sekolah, namun berteman sejak SMP dulu," kata Adhe.

Adhe menyebut, untuk aksi bullying sendiri dilakukan korban ke pelaku saat duduk di bangku kelas 3 SMP.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas