Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Enam Fakta Siswi SMP di Lombok Menikah, Ingin Hidup Lebih Baik dan Dinikahi Secara Kekeluargaan

EB tampak bingung saat menerima kedatangan wartawan yang ingin mengonfirmasi pernikahan diri yang dialaminya

Enam Fakta Siswi SMP di Lombok Menikah, Ingin Hidup Lebih Baik dan Dinikahi Secara Kekeluargaan
Kompas.com
Ilustrasi pernikahan dini 

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Lombok Tengah menikah dengan pria berusia 17 tahun.

Pernikahan tersebut tidak dilaporkan kepada KUA lantaran ada kekhawatiran dua remaja tersebut bakal dilarang menikah.

Pernikahan siswi SMP itu pun digelar pada 10 Oktober 2020.

Adapun resepsi dilangsungkan pada 24 Oktober 2020.

EB tampak bingung saat menerima kedatangan wartawan yang ingin mengonfirmasi pernikahan diri yang dialaminya.

 Dia segera meminta keluarga suaminya memanggil UD yang tengah bekerja di kawasan hutan yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya.

Berikut fakta-faktanya : 

1. Mempelai pria didenda Rp 2,5  juta

Konsekuensi pernikahan itu, sang suami yang masih 17 tahun berinisial UD harus membayar denda ke pihak sekolah.

Denda sebesar Rp 2,5 juta itu harus diberikan lantaran UD nekat menikahi siswi SMP yang masih bersekolah.

Baca juga: Anaknya Akan Segera Menikah dengan Rizky Billar, Ayah Lesty Kejora Justru Singgung Soal Perpisahan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas