Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Modus Pemerasan Baru: Dipaksa Bikin Tato, Remaja di Palembang Tak Mampu Bayar Lalu Dirampas HP-nya

Kejadian itu berlangsung di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang sekitar pukul 22.00WIB, Sabtu (31/10/2020).

Modus Pemerasan Baru: Dipaksa Bikin Tato, Remaja di Palembang Tak Mampu Bayar Lalu Dirampas HP-nya
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Ada sebuah modus pemerasan baru di Palembang, Sumatera Selatan.

Korbannya adalah seorang remaja berinisial RG (17) yang dipaksa untuk membuat tato di lengannya.

Lantaran RG tak mampu membayar, akhirnya ponsel miliknya pun dirampas.

Kejadian itu berlangsung di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang sekitar pukul 22.00WIB, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Video Viral Polisi Gerebek Bandar Narkoba, Malah Dihadang dan Dilempari Batu oleh Orang Sekitar

Menurut RG ia awalnya sedang berada di lokasi itu untuk jalan-jalan bersama temannya.

Namun, pelaku yang merupakan pemilik lapak pembuat tato langsung menghampirinya untuk memaksa membuat tatto.

RG malam itu sempat mengaku tak memiliki uang.

Akan tetapi, pelaku masih tetap memaksanya untuk membuat tatto di lengan.

"Akhirnya saya turuti karena saya takut dipaksa begitu. Setelah selesai saya bilang tidak ada uang,"kata RG saat membuat laporan di Polrestabes Palembang, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Rebahan di Teras SPBU, Pria Ini Ternyata Tewas: Saya Kira Sedang Tidur, Wajahnya Pucat

Mendengar ucapan korban tak memiliki uang, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu langsung merampas handphone korban jenis Oppo A12 warna biru.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas