Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dalam Sepekan 3 Warga Palembang Tertembak Peluru Nyasar, Terakhir Pria Lulusan Sekolah Penerbangan

Dalam sepekan 3 warga Palembang tertembak peluru nyasar, tarkhir menimpa pria lulusan sekolah penerbangan.

Dalam Sepekan 3 Warga Palembang Tertembak Peluru Nyasar, Terakhir Pria Lulusan Sekolah Penerbangan
net
Dalam sepekan 3 warga Palembang tertembak peluru nyasar. Ibu rumah tangga, petani dan terakhir seorang pria lulusan sekolah penerbangan. 

Tiba-tiba terdengar beberapa kali suara letusan senjata api, Febri kemudian terkena tembakan.

Ayah Febri, Junaedy (55) mengatakan, saat itu anaknya izin keluar rumah untuk menjemput temannya menggunakan mobilnya.

"Menurut anak saya tadi malam dia lagi parkir mobil dan menunggu temannya sambil berdiri dekat mobilnya,"

"Tiba-tiba terdengar suara tembakan dan dua mobil berkejaran. Setelah itu anak saya terkena peluru nyasar di bahu sebelah kananya," ujar Junaedy warga Kompek OPI, Blok H 16, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Rabu (11/11/2020).

Setelah kejadian itu, anaknya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Baca juga: Pulang Kampung untuk Liburan, Pemuda Ini jadi Korban Peluru Nyasar, Tertembak saat Ada Kejar-kejaran

"Setelah dibawa ke RS tersebut, kondisi anak saya membaik sehingga tadi malam di bawa pulang ke rumah," katanya.

Junaedy mengungkapkan, Rabu pagi anaknya di jemput anggota kepolisian dari Polda.

"Anak saya pergi bersama istri saya ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara mungkin kembali untuk mengecek keadaan anak saya," ungkapnya.

Mengenai luka tembak yang mengenai anaknya ia tidak bisa berkata banyak.

"Mungkin nanti pihak kepolisian yang akan menyampaikannya langsung," jelasnya.

Diketahui korban baru lulus kuliah dari sekolah tinggi penerbangan di Bandung.

"Dia baru lulus dari sekolah tinggi penerbangan di bandung, dan sekarang tengah pulang untuk berlibur," bebernya.

Junaedy tidak berharap banyak, yang penting anaknya sembuh dan kembali sehat.

"Terutama anggota ke polisian tersebut mau bertanggungjawab," tutupnya singkat.

Baca juga: Pulang ke Palembang untuk Liburan, Pria Lulusan Sekolah Penerbangan Ini Malah Terkena Peluru Nyasar

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji membenarkan adanya seorang laki-laki di Palembang yang terkena peluru nyasar.

Pria yang terkena luka tembak langsung dilarikan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Selanjutnya pemuda itu dirawat di RS Bhayangkara Palembang.

Tim gabungan identifikasi dan piket SPKT Polrestabes setelah mendapat laporan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan ada selongsong peluru di TKP dan juga terlihat ada lubang bekas peluru di baju hitam yang dipakai korban.

Saat itu, ada penggerebekan kasus narkoba di seputaran lokasi pada Selasa sekira pukul 22.10 WIB.

"Benar, ada dugaan korban salah tembak. Itu masih didalami karena penggerebekan kasus narkoba. Apakah ada keterlibatan atau korban masih didalami," ungkap Anom.

Lanjut Anom, korban dalam kondisi stabil dan sudah mendapat perawatan medis juga telah diperiksa oleh penyidik setelah diduga terkena peluru.

"Yang bersangkutan masih diperiksa juga. Penggerebekan oleh anggota narkoba dari Polda Sumsel. Kondisi di lokasi juga saat itu tidak stabil, namanya kasus narkoba," tutupnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, SRIPOKU.com/Andi Wijaya, TribunSumsel.com, Pahmi Ramadan)

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas