Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

OTT Perdagangan Satwa Liar Rp 6,3 Miliar, Polda Aceh Sita Sisik Trenggiling, Kulit, Tulang Harimau

OTT perdagangan satwa liar Rp 6,3 miliar, Polda Aceh sita puluhan kilogram sisik trenggiling, kulit Harimau, polisi juga tetapkan satu tersangka.

OTT Perdagangan Satwa Liar Rp 6,3 Miliar, Polda Aceh Sita Sisik Trenggiling, Kulit, Tulang Harimau
SERAMBI/HENDRI
Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada didampingi Wakapolda Aceh, Brigjen Raden Purwadi bersama tim Gakkum LHK, melihat barang bukti kulit hasil sitaan dari pelaku perdagangan satwa dilindungi dalam rilis di Mapolda Aceh, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Tim gabungan dari Ditjen Gakkum LHK bersama dengan Baintelkam Mabes Polri dan Polda Aceh membongkar kasus perdagangan anggota tubuh satwa liar yang dilindungi senilai Rp 6,3 miliar.

Saat konferensi di Mapolda Aceh, Selasa (10/11/2020), turut dihadirkan dan diperlihatkan seorang pelaku berinisial DA.

Pelaku tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Hilang Empat Warga Aceh Selatan Ditemukan Selamat, Dikaitkan Hal Mistis

Selain itu, diperlihatkan juga sejumlah barang bukti yang disita, seperti 71 buah paruh rangkong/enggang gading.

Turut disita pula 28 kg sisik trenggiling, serta kulit dan tulang belulang Harimau Sumatera.

Berawal dari OTT di Bener Meriah

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada menjelaskan, barang bukti itu disita dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Jalan Bireuen-Takengon, kawasan Bener Meriah.

“Operasi diawali adanya informasi masyarakat terkait perdagangan satwa dilindungi di Kabupaten Bener Meriah,” jelas Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada.

satwa liar aceh 1
Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada didampingi Wakapolda Aceh, Brigjen Raden Purwadi bersama tim Gakkum LHK, melihat barang bukti kulit hasil sitaan dari pelaku perdagangan satwa dilindungi dalam rilis di Mapolda Aceh, Selasa (10/11/2020).

Berdasarkan informasi itu, sebutnya, tim gabungan langsung melakukan operasi intelijen.

Alhasil, diperoleh informasi lokasi dan waktu transaksi jual beli bagian-bagian tubuh satwa yang dilindungi tersebut.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas