Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

13 Nelayan Terombang-ambing di Tengah Cuaca Buruk Selama 4 Hari di Laut Indramayu

Kapal itu diketahui sedang lego jangkar pada titik koordinat 6° 3'40.44"S 108°14'59.70"E.

13 Nelayan Terombang-ambing di Tengah Cuaca Buruk Selama 4 Hari di Laut Indramayu
Istimewa/KKP
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Kapal Motor (KM) Krapu Lodi 60 gross ton (GT) terombang ambing di tengah cuaca buruk.

Selama 4 hari kapal itu berada di perairan Indramayu, Jawa Barat.

Kapal bermuatan 13 nelayan itu diketahui mengalami mati mesin dan kerusakan pada baterai sejak Minggu (6/12/2020) sampai sekarang.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, posisi kapal itu diketahui sedang lego jangkar pada titik koordinat 6° 3'40.44"S 108°14'59.70"E.

"Kantor SAR Bandung menerima informasi pada Rabu (09/12/2020) dari pihak keluarga nakhoda Bapak Ari pukul 10.30 WIB," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (10/12/2020).

Deden Ridwansah menceritakan, pada Minggu itu, nakhoda KM Krapu Lodi sempat memberi kabar kepada pihak keluarga namun, hingga saat ini mereka belum bisa dihubungi kembali.

Baca juga: Covid-19 Terdeteksi di Kapal Pesiar Singapura, 1.700 Penumpang Harus Isolasi Diri dalam Kabin

Sebagai tindak lanjut, Kantor SAR Bandung pun, sebagai berkoordinasi dengan VTS Cirebon, SROP Cirebon, UPP Indramayu untuk melakukan pemapelan.

Kantor SAR Bandung juga melakukan koordinasi dengan pengurus kapal yang bersangkutan untuk mengirimkan accu cadangan beserta chargernya untuk dibawa ke Pelabuhan Karangsong Indramayu.

Hingga Rabu (9/12/2020) kemarin, accu dan battery tersebut belum bisa diantarkan karena terkendala cuaca buruk.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas