Tribun

Warga Curhat Urus Tanah Habis Uang Banyak Gak Kelar Malah Dibentak Kades, Pak Camat Beri Klarifikasi

Seorang warga di Desa Cihuni Kecamatan Pesawahan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengeluhkan surat tanah yang ia urus belum jadi-jadi.

Editor: Hendra Gunawan
Warga Curhat Urus Tanah Habis Uang Banyak Gak Kelar Malah Dibentak Kades, Pak Camat Beri Klarifikasi
Tribunnews
Ilustrasi sertifikat tanah. Berikut cara mengecek sertifikat tanah yang asli. 

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Dini Handayani (30) dalam akun facebooknya @Dinhand asal Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta meluapkan keluh kesahnya di media sosial facebook terkait sikap Kepala Desanya, Tatang Suhenda saat dirinya hendak mengurus surat tanah.

Dini menjelaskan pada Rabu (23/12/2020) dirinya mencoba mengurus surat tanah dengan datang ke Kantor Desa Cihuni. Kemudian, hingga Rabu (6/1/2021) surat-surat itu tak kunjung selesai, sehingga dirinya memutuskan untuk menghubungi pihak desa.

Baca juga: PLN Terima 10 Ribu Sertifikat Baru Aset Negara untuk Kelistrikan

"Saat pembuatan itu beliau (kades) bilangnya nanti dikabarin. Akhirnya, saya chat duluan. Ternyata tetap saja harus keluar sekian uang (Rp 10 juta). Padahal tujuan saya datang ke desa karena saya mau mengurus surat-surat sendiri tanpa adanya perantara," katanya.

Ketika mendapatkan perlakuan semacam itu, Dini mencoba mengambil kembali dokumennya dengan menghubungi kades tersebut namun tak direspon.

"Ya sudah saya datangi langsung ke Kantor Desa Cihuni. Tapi, pegawainya bilang pak Lurah sedang sakit, pegawainya bilang sore saja untuk mengambil dokumen. Namun, saya katakan besok saja," katanya.

Ketika dirinya di Kantor Desa Cihuni, dirinya menghubungi kembali kades namun tetap tak mendapatkan respon hanya dibaca saja chatnya. Kemudian, pada Kamis (7/1/2020), dirinya datang kembali ke desa. Namun, aparat desa menyebut dokumennya tak ada.

"Saya sudah mulai kesal masa dokumen dibawa ke rumah pak lurah. Akhirnya petugas desa mengantar saya ke rumah lurah, sampai di sana saya langsung dibentak-bentak olehnya. Padahal kan saya hanya mau ambil dokumen saja," ujarnya.

Kemudian, dalam video yang juga diunggah oleh Dini tampak Kades Cihuni mengaku dirinya sedang sakit dan meminta Dinhand untuk mengerti sebab kades tersebut telah memerintahkan kepada petugas desa terkait surat tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Viral Kades di Purwakarta Bentak Warga, Ribut Urus Tanah Enggak Kelar, Diminta Uang, Ini Kata Camat

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas