Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala BMKG: Gempa Majene Tidak Berpotensi Tsunami

Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa gempa yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat pada kamis dan Jumat dini hari, (15/1/2021) tidak berpotensi tsunami

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kepala BMKG: Gempa Majene Tidak Berpotensi Tsunami
IST
Gedung kantor Gubernur Sulawesi Barat akibat gempa kuat susulan yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 01.20 WITA. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa gempa yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat pada kamis dan Jumat dini hari, (15/1/2021) tidak berpotensi tsunami.

Hal itu dikatakan Dwi dalam konferensi pers virtual, Jumat, (15/1/2021).

"Dampak kerusakan bisa terlihat nyata, dan gempa tidak berpotensi tsunami," katanya.

Dwi mengatakan gempa berkekuatan 5,9 magnitudo pada Kamis siang (15/1/2021) dan 6,2 magnitudo pada Jumat dini hari diakibatkan oleh sesar atau patahan lokal yang ada di Sulawesi. 

"Hasil analisis kami mekanisme patahan tersebut, merupakan mekanisme pergerakan naik," katanya.

Dwi mengatakan gempa besar yang terjadi dua kali tersebut dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi.

Baca juga: 15 Ribu Warga Majene Mengungsi, Butuh Makanan Siap Saji, Tenda Hingga Masker

Untuk gempa besar pertama pada Kamis berkekuatan 5-6 magnitudo. Dirasakan di wilayah mamuju dan majene dengan kekuatan 4-5 MMI, Mamuju Utara dan Mamuju Tengah 3-4 MMI.

Rekomendasi Untuk Anda

"Benda benda dapat terpelanting dengan intensitas tersebut," kata dia.

Sementara itu di wilayah Toraja dan Mamasa kekuatan gempa yang terasa sebesar 3 MMI, lalu di Pinrang, Poso, Pare-pare dan Wajo sekitar 2-3 MMI.

"Paling lemah itu serti truk lewat," kata dia.

Untuk gempa kedua yang terjadi pada Jumat dini hari pukul 01.28 Wib atau 02.28 waktu setempat, dirasakan di Majene dan Mamuju dalam skala intensitas 5-6 MMI.

"Jelas ini timbul kerusakan, Kemudian sampai terasa di Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara, dan Mamasa intensitas guncangannya 3-4 MMI, artinya benda benda terpelanting," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas