Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Terendam Banjir, 83 Hektar Sawah Petani Ponorogo Terancam Gagal Panen

Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyebabkan persawahan di daerah tersebut terendam

Terendam Banjir, 83 Hektar Sawah Petani Ponorogo Terancam Gagal Panen
Sofyan Arif Candra Sakti/Surya
Sawah di Kabupaten Ponorogo terendam banjir, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM. PONOROGO - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyebabkan persawahan di daerah tersebut terendam pada Rabu (3/2/2021).

Sawah seluas 83 hektar pun terancam gagal panen.

Kabid Tanaman Pangan Hortikultura Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Medi Susanto menyebutkan padi-padi tersebut masih terselamatkan karena hanya terendam semalam.

"Kalau lahan pertanian ini tergenang selama 3 hari, ya bisa dipastikan nanti bisa puso," kata Medi, Kamis (4/2/2021).

Mayoritas lahan pertanian yang terdampak banjir adalah yang berada di sekitar bantaran sungai.

Baca juga: Ratusan Hektare Padi di Kawasan Food Estate Pulang Pisau Siap Dipanen

Ia merinci, di Kecamatan Siman, banjir terjadi di Desa Madusasi dan berdampak pada 10 hektar persawahan.

Lalu Desa Brahu 3 hektare, Desa Beton 10 hektare.

Sedangkan di Kecamatan Ponorogo, di Kelurahan Surodikraman 6 hektare, Kepatihan 22 hektare, Pakunden 5 hektare dan Paju mencapai 28 hektare.

Baca juga: Tikus Serang 181 Hektar Tanaman Padi di Tabanan Bali, 31 Hektar Puso

"Kelurahan Paju yang paling banyak, karena dekat dengan sungai Sekayu," ucapnya.

Medi berharap luapan sungai tidak terjadi lagi sehingga air di area persawahan bisa surut dan tidak terjadi puso.

(Kaena sebagian besar dari area persawahan yang terdampak banjir tersebut tidak ikut asuransi.

Baca juga: Sawah Puso Akibat Banjir, Petani Kulonprogo Diingatkan Pentingnya AUTP

Sehingga jika gagal panen tidak akan mendapat ganti rugi.

"Padahal kalau ikut asuransi bisa mendapatkan ganti rugi, bahkan kalau kerusakannya mencapai 75 persen, klaim asuransinya penuh. Satu hektare itu dapat ganti rugi sebanyak Rp 6 juta," kata Medi. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 83 Hektar Sawah di Kabupaten Ponorogo Terancam Gagal Panen Gara-gara Terendam Banjir

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas