Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kampung Orang Kaya Baru Bukan Hanya di Tuban, di Kuningan Juga Ada, Dapat Ganti Untung Proyek Waduk

Kalau sekarang banyak yang membeli motor dan mobil, tentu itu bagian keinginan mereka dalam menambah aset

Kampung Orang Kaya Baru Bukan Hanya di Tuban, di Kuningan Juga Ada, Dapat Ganti Untung Proyek Waduk
Ahmad Ripai/Tribun Jabar
Suasana warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan, saat sawer warga yang membeli motor baru. 

TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN - Munculnya orang kaya baru (OKB) ternyata bukan hanya terjadi di sebuah desa di Tuban, Jawa Timur saja, di Kuningan, Jawa Barat, juga terjadi hal yang sama.

Jika di Tuban, banyak warga yang kaya mendadak karena lahan milik mereka dibeli oleh Pertamina, maka di Kuningan bukan hanya lahan mereka, tetapi rumah mereka juga akan dibeli pemerintah untuk dibuat bendungan.

Saat pencairan selesai, sejumlah warga pun kaya mendadak.

Bupati Kuningan H Acep Purnama menganggap wajar adanya tindakan yang dilakukan warga Miliarder di Kuningan, seperti terjadi di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan.

"Ada warga yang memborong kendaraan roda dua dan empat paska mendapat uang ganti untung dari gusuran lahan yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan.

Baca juga: Gara-gara Pemiliknya Belum Bisa Nyetir, Belasan Mobil Mewah di Kampung Miliarder Tuban Rusak

Selama ini kami melihat dalam tahap kewajaran dan mungkin biasa terjadi di suatu warga jika sama demikian," ungkap Bupati Acep disela kegiatan di Kantor Badan Pertanahan Kuningan, Jalan RE Martadinata - Kuningan, Selasa (23/2/2021).

Warga miliarder, kata orang nomor satu di Kuningan ini menyebut itu sama memiliki hak dalam menggunakan atau membelanjakan uang sebagai kekayaan mereka.

Kemudian, sebelumnya juga telah di ingatkan untuk tidak terpaku dalam membelanjakan lebih konsumtif.

"Saya rasa itu mah hak mereka, ya. Tapi saya sebagai Kepala Daerah, dan juga orangtua bagi mereka, mengingatkan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan dana-dana dari pembayaran akibat adanya relokasi itu," ungkapnya.

Baca juga: Waduh, Kampung Miliarder Tuban Kini Digeruduk Sales, TNI-Polisi Sampai Bersiaga 24 Jam

Kalau sekarang banyak yang membeli motor dan mobil, tentu itu bagian keinginan mereka dalam menambah aset sebagai kelengkapan hidup.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas