Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gara-gara Bicara Terlalu Ketus, Seorang Pria Tewas Dibunuh Teman, Korban Dibacok Pakai Parang

Gara-gara bicara terlalu ketus, seorang pria tewas dibunuh temannya. Korban menderita sejumlah luka bacokan parang.

Gara-gara Bicara Terlalu Ketus, Seorang Pria Tewas Dibunuh Teman, Korban Dibacok Pakai Parang
NST
ilustrasi jenazah- Gara-gara bicara terlalu ketus, seorang pria tewas dibunuh temannya. Korban menderita sejumlah luka bacokan parang. 

TRIBUNNEWS.COM - Gara-gara bicara terlalu ketus, seorang pria tewas dibunuh temannya.

Korban menderita sejumlah luka bacokan parang.

Pemuda asal Cilacap Jawa Tengah, Suhendri (28) yang bekerja di perkebunan sawit milik Warga Dusun Air Merah, Desa Bangkal Serai, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang harus meregang nyawa di tangan rekan kerjanya sendiri, YL (35), Senin 1 Maret 2021.

Suhendri meninggal dunia di tempat setelah menerima beberapa luka bacokan senjata tajam jenis parang di sekujur tubuhnya.

Kejadian itu pun dipicu lantaran ucapannya diduga menyinggung tersangka YL.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono melalui Kapolsek Kendawangan, AKP Antonius Trias Kuncorojati membenarkan kejadian kasus tersebut.

Menurut Trias, peristiwa pembunuhan itu terjadi saat keduanya bekerja sebagai buruh tebang lepas di lahan milik saudara Sekisun (44).

Kejadian pembacokan yang berakhir dengan meninggalnya korban bermula ketika pelaku menanyakan kepada korban mengenai adanya sesama rekan kerja mereka yang pulang tanpa permisi.

Padahal mereka sudah melakukan peminjaman uang kepada pemilik lahan sebesar Rp 20 juta.

Baca juga: Istri Temui Mantan Suami, Mardi Gelap Mata dan Menganiayanya Hingga Tewas

Baca juga: Diduga Masalah Asmara, Syaifudin Tewas Dibacok di Rumahnya, Pelaku Terekam CCTV

Baca juga: Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Bus saat Hendak Disalip, Sopir Diperiksa Polisi

Namun, pertanyaan itu , dijawab korban dengan nada ketus. Ternyata ucapannya dinilai tersangka yang sedang mengasah parang dinilai menyinggung perasaannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Miftah
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas