Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

POPULER Pembunuhan di Arosbaya Bangkalan | Pria 52 Tahun Menyesal Berkali-kali Cabuli Anak Tetangga

Berikut berita populer regional mulai kasus pembunuhan pria di Arosbaya, Madura, Jawa Timur hingga pria 52 tahun menyesal berkali-kali cabuli anak.

POPULER Pembunuhan di Arosbaya Bangkalan | Pria 52 Tahun Menyesal Berkali-kali Cabuli Anak Tetangga
Tribun Timur/Nining
Pelaku pencabulan anak di bawah umur, I (52) di Pinrang menangis dan mengaku menyesal dengan perbuatannya. 

Sebaran Video-video mulai meramaikan jagad media sosial di atas pukul 13.00 WIB. Nampak pula dalam video itu sebuah senjata tajam jenis celurit.

Sedikitnya ada lima postingan video dengan beragam durasi dan dari berbagai sudut pengambilan. Mulai durasi 30 detik, 9 detik, 19 detik, 25 detik, dan berdurasi 26 detik.

Pada salah satu postingan video, seorang warga terdengar menyebutkan, "Pembacokan di areal (Kecamatan) Arosbaya, baru turun dari mobil Avanza, pembacokan lokasi di Indomart, lokasi utara Arosbaya, baru turun dari mobil Avanza B 2803".

Baca selengkapnya

2. Gugatan Soal Warisan Ditolak Pengadilan, Tiga Anak Ini Berusaha Kembali Mendekati Ibundanya

Hj Darmina pasca mengikuti persidangan gugatan dari anak kandungnya terkait warisan di Pengadilan Agama Pangkalan Balai.
Hj Darmina pasca mengikuti persidangan gugatan dari anak kandungnya terkait warisan di Pengadilan Agama Pangkalan Balai. (Mat Bodok/Sriwijaya Post)

Setelah proses panjang anak menggugat ibu kandung di Pengadilan Agama (PA) Pangkalan Balai Banyuasin, kini nenek Hj Damina (79) bisa merasa lega.

Gugatan ketiga anak kandung perempuannya ditolak oleh pihak pengadilan, Kamis (4/3/2021).

Juru bicara Pengadilan Agama Pangkalan Balai, Rivaldi Fahlepi SH, mengatakan keputusan anak menggugat ibu kandung terkait harta warisan sudah dibacakan.

Putusan tersebut terbuka untuk publik dan bisa diakses oleh siapapun.

"Hj Damina yang dituntut oleh ketiga anaknya sudah putus dan hasilnya, Ketua Majelis Hakim diketuai oleh Achmad Fikri Islami SHI MHI dan didampingi anggota majelis telah memutuskan bahwa putusan NO, artinya menyatakan bahwa gugatan tidak diterima," kata Rivaldi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas