Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kapal Kelotok Tersedot Arus Ponton di Perairan Sungai Mahakam, Satu Orang Hilang

Ari hilang setelah kapal kayu yang ditumpangi bersama rekannya Iwan (51) tersedot arus ponton di Perairan Sungai Mahakam.

Kapal Kelotok Tersedot Arus Ponton di Perairan Sungai Mahakam, Satu Orang Hilang
Tribun Kaltim
Ari hilang setelah kapal kayu yang ditumpangi bersama rekannya Iwan (51) tersedot arus ponton di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Daerah Balik Buaya, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. 

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda, bersama unsur SAR gabungan masih mencari Ari (40), yang dikabarkan menghilang di perairan Sungai Mahakam Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pada Senin (19/4/2021) malam.

Ari hilang setelah kapal kayu yang ditumpangi bersama rekannya Iwan (51) tersedot arus ponton di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Daerah Balik Buaya, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.

Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim), dua warga Kecamatan Palaran, Kota Samarinda mengalami insiden tersedot arus ponton saat mencari sisa besi (tanggar) di samping kapal ponton.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta melalui Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto menjelaskan, laka air berawal saat saksi selamat bernama Iwan diajak oleh korban pada Senin (19/4/2021) kemarin sekitar pukul 11.30 Wita, mencari tanggar di atas ponton.

Ari hilang setelah kapal kayu yang ditumpangi bersama rekannya Iwan (51) tersedot arus ponton di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Daerah Balik Buaya, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Ari hilang setelah kapal kayu yang ditumpangi bersama rekannya Iwan (51) tersedot arus ponton di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Daerah Balik Buaya, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. (Tribun Kaltim)

"Korban menjemput saksi menggunakan perahu kayu, mengarah ke Balik Buaya," kata Octavianto, Selasa (20/4/2021) pagi.

"Pada saat hendak manuver, berbalik ke arah ponton menjemput saksi yang masih berada di atas ponton, tiba-tiba perahu kayu tersebut masuk (tersedot) ke bawah ponton. Korban sempat lebih dulu lompat ke sungai dan saksi selamat sempat mencari di sekitar lokasi jatuhnya korban selama dua jam. Namun tidak ada tanda-tanda penemuan korban atau korban dinyatakan hilang," sambungnya.

Pihaknya yang mendapat laporan tersebut segera mengarahkan personel untuk melakukan pencarian pada malam kemarin.

Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda sudah berada di lokasi diduga korban tenggelam sejak semalam dan melakukan pemantauan dibantu oleh unsur SAR Gabungan lainnya.

Baca juga: Kapal Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, 41 Orang Dikabarkan Tewas

Tepatnya di POS TNI AL, Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pagi hari ini, sekitar pukul 07.20 Wita dipimpin Koordinator Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda, Riqi Effendi, tim gabungan melakukan briefing disusul dengan penyisiran di sekitar Last Known Position (LKP) atau titik terakhir korban terlihat.

"Tim Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda melanjutkan operasi SAR hari kedua dengan pola pencarian menggunakan Parallel Sweep Search," ungkap Octavianto.

Menyinggung untuk area pencarian, Octavianto menegaskan tim gabungan menyisir hingga radius 5,1 Kilometer.

"Luas area pencarian 1.48 NM² atau 5.1 KM² dengan track spacing 265 M Per-Track. Kami juga laporkan arus sungai 0,5 knot, angin 4 knot ke arah barat daya dan pandangan (visibility) dengan jarak pandang 23,6 km," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul NEWS VIDEO Kapal Klotok Tersedot Arus Ponton, Satu Orang Dalam Pencarian

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas